CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukawijaya alias Yoyok Sukawi. (Instagram-@yoyok_sukawi)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG</strong> - CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukawijaya alias Yoyok Sukawi mengaku telah melaporkan aparat kepolisian yang menjaga pertandingan antara <a href="Diwarnai%20Launching%20Anthem,%20PSIS%20Semarang%20Tundukkan%20Persela%203-1">PSIS Semarang dan Persela Lamongan</a> ke Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Condro Kirono, Selasa (8/5/2018). Pasalnya, petugas kepolisian yang menjaga pertandingan di Stadion Moch. Soebroto, Kota Magelang, Jateng, Senin (7/5/2018), dituding telah melakukan kecurangan dengan memasukkan penonton yang tak memiliki tiket ke stadion.</p><p>Melalui akun Instagramnya, <em>@yoyok_sukawi</em>, Yoyok menegaskan sudah melaporkan aparat tersebut ke Kapolda Jateng setelah mendapatkan rekaman video dari salah satu kelompok suporter <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180508/515/914957/kalahkan-persela-psis-semarang-bikin-arema-fc-jadi-juru-kunci">PSIS Semarang</a>, Panser Biru. "Video oknum petugas yang memasukkan penonton sudah dikirim ke bapak Kapolda, dan akan segera diambil tindakan," ungkap Yoyok Sukawi.</p><p>Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD Jateng tersebut tak lupa berterima kasih kepada anggita Panser Biru yang turut memantau dan melaporkan kecurangan yang dilakukan aparat dan panitia pelaksana (panpel) di pertandingan pekan ketujuh Liga 1 Indonesia musim 2018 itu.</p><p>"Atas nama Manajemen PSIS Semarang, saya sampaikan terima kasih kepada pendukung PSIS Semarang dalam hal ini anggota panser biru yang telah turut mengawasi, dan merekam beberapa kecurangan dari oknum petugas dan panpel pada laga PSIS vs Persela, Senin (7/5) malam," tulis Yoyok.</p><p>Berdasarkan video yang diunggah kelompok Panser Biru melalui layanan story di akun Instgramnya, <em>@panserbiru2001</em>, memang tampak keributan beberapa orang yang hendak masuk ke Stadion Moch. Soebroto untuk menyaksikan pertandingan pekan ketujuh Liga 1 Indonesia 2018 antara <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180507/515/914945/diwarnai-launching-anthem-psis-semarang-tundukkan-persela-3-1">PSIS Semarang dan Persela Lamongan</a>. Dalam video tersebut juga tampak beberapa polisi yang hanya terdiam.</p><p>Yoyok Sukawi menjelaskan panpel yang dituding ikut serta dalam kecurangan itu akan ditindak tegas dalam waktu dekat. "Bukti video dan laporan-laporan telah kami terima, kemudian akan kami jadikan bukti untuk evaluasi internal panpel dalam waktu dekat dan akan ditindak secara tegas," tegas bos PSIS Semarang tersebut.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten