Tutup Iklan
Puluhan jeriken berisi ciu asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah, yang merupakan barang bukti dari peredaran miras yang diamankan Polres Madiun, Jumat (13/9/2019). (AbdulJalil-Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN -- Aparat https://madiun.solopos.com/read/20190906/516/1017055/polres-madiun-bantah-polisi-pejabat-kerap-ke-rumah-bos-qnet">Polres Madiun berhasil menggagalkan peredaran 2.500 liter ciu asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah. Truk pengangkut miras yang akan dikirim dan dijual di wilayah Pilangkenceng itu dihentikan polisi di exit Tol Caruban.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula saat polisi melakukan Operasi Cipta Kondisi di gerbang pintu Tol Caruban, Kabupaten Madiun, Senin (2/9/2019) malam.

Dalam operasi itu, polisi menghentikan truk berpelat nomor AE 8652 FA dan langsung diperiksa. Saat itu, polisi menemukan ada 84 jeriken yang ternyata berisi ciu atau arak jawa.

"Setelah terpal yang menutup bak truk itu dibuka, ternyata ada 84 jeriken. Masing-masing jeriken berisi 30 liter arjo [arak jawa]," kata dia kepada wartawan di Mapolres Madiun, Jumat (13/9/2019).

Atas temuan ini, polisi langsung menyita truk beserta isinya. Sopir truk bernama Sigit Yuwono, warga Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, langsung ditahan.

Dari pemeriksaan, miras ini berasal dari Sukoharjo dan hendak dikirim ke wilayah Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Sedangkan sopir truk hanya disuruh seseorang untuk mengangkut minuman haram itu.

"Biasanya kami mencari di mana pusat pengolahan arjo di Madiun. Ternyata tidak ada. Arjo ini masuk dari Sukoharjo, Jawa Tengah," ungkapnya.

Untuk mengelabui petugas, sopir truk yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu menutup truk dengan terpal. Selain itu, sopir mengangkut ciu ini pada malam hari supaya tidak dicurigai petugas.

Atas perbuatannya, Sigit Yuwono dijerat Pasal 20 ayat (1) Perda Kabupaten Madiun No. 5 tahun 2015 tentang Pengawasan Pengendalian Minuman Beralkohol dengan ancaman hukuman penjara 3 bulan. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten