Polisi Kupang Tambal Jalan Demi Cegah Kecelakaan

Penambalan jalan merupakan bagian dari Polri Presisi.

 Dua aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota mengecor dan menambal sejumlah jalan berlubang untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang di Kota Kupang, NTT, Jumat (28/1/2022).ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

SOLOPOS.COM - Dua aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota mengecor dan menambal sejumlah jalan berlubang untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang di Kota Kupang, NTT, Jumat (28/1/2022).ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Solopos.com, KUPANG — Aparat Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, menambal sejumlah ruas jalan berlubang di daerah ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi pengendara kendaraan bermotor.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota AKP Andri Aryansyah kepada wartawan di Kupang, Jumat (28/1/2022), mengatakan penambalan dilakukan karena di Kota Kupang banyak titik jalan berlubang yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas bagi pengendara bermotor, khususnya roda dua.

PromosiInsentif Fiskal untuk Mewujudkan Ambisi Penggunaan Kendaraan Listrik

“Jika dilihat selama tahun 2021, kasus kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang cukup tinggi sehingga banyak yang meninggal dunia,” katanya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Ia mengatakan selama tahun 2021 kurang lebih 53 kasus orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, luka ringan 72 orang, dan luka berat 15 orang. Semuanya karena disebabkan jalan berlubang.

Baca Juga: Jaksa Senior di Kupang Dicopot karena Terima Suap

Andri menjelaskan ada dua titik jalan berlubang yang menjadi atensi mereka untuk melakukan penambalan karena dinilai sangat berbahaya dan sering menimbulkan kemacetan di jalan raya.

Selain itu, katanya, penambalan sejumlah jalan berlubang akibat banyaknya keluhan masyarakat di Kota Kupang yang ditemui di sejumlah media sosial sehingga menarik perhatian polisi untuk melakukan penambalan yang merupakan bagian dari Polri Presisi.

“Kita akan cek lagi di lokasi mana saja jalan yang berlubang dan berbahaya. Nanti akan kita tambal sambil melihat cuaca,” ujar dia.

Baca Juga: Gratis! Dewan Pers Fasilitasi UKW di Kupang NTT

Pantauan Antara pelaksanaan penambalan jalan berlubang menggunakan satu unit kendaraan truk pengaduk semen sehingga membuat jalan macet.

Andri meminta maaf atas ketidaknyamanan pengendara bermotor saat melewati jalan yang ditambal.

Sumber: Antara

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Diundang Jokowi, Elon Musk ke Indonesia November 2022

Elon Musk mengakui ada diskusi proyek masa depan dengan Presiden Jokowi dan akan datang ke Indonesia pada November 2022.

Bahas Video Marah-Marah, Yusuf Mansur: Saya Memang Ekspresif

Yusuf Mansur mengatakan dirinya memang tipikal orang yang ekspresif ketika menyampaikan sesuatu.

Rumah Dibom Molotov, Ustaz di Aceh Doakan Pelaku

Abdullah mengatakan saat pelemparan bom terjadi ia tidak berada di rumah karena sedang memenuhi undangan untuk menghadiri sebuah kegiatan syukuran kelahiran anak.

Aniaya Pelaku Balap Liar, 5 Polisi di Manokwari Ditahan

Kejadian pengeroyokan remaja oleh lima polisi itu terjadi pada Sabtu (14/5/2022) malam lalu.

Diterpa Banyak Masalah, Yusuf Mansur: Tak Ada Badai Semua Pelangi

Yusuf Mansur bahkan menyebut semua masalah yang menerpa dirinya saat ini sebagai pelangi.

IDI: Nakes Ucapkan Terima Kasih ke Airlangga Kendalikan Pandemi Covid-19

Menurut IDI, Airlangga Hartarto menjadi sosok sentral dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

5 Polres di Jateng Naik Level, Salah Satunya Klaten

Kelima Polres yang naik level tersebut yakni Polres Cilacap, Polres Magelang, Polres Pati, Polres Batang, dan Polres Klaten.

Imigrasi: Tidak Ada Masalah dengan Dokumen Abdul Somad

Penolakan Abdul Somad oleh Singapura sepenuhnya wewenang negara tetangga Indonesia tersebut.

Dokumen UAS Oke tapi Imigrasi Indonesia Tak Bisa Intervensi Singapura

Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI menyatakan tidak ada masalah keimigrasian dalam perkara yang menimpa Ustaz Abdul Somad (UAS) di Singapura.

Kejagung Kembali Tahan Mafia Minyak Goreng, Ini Sosoknya

Kejagung menetapkan analis independen Lin Che Wei sebagai bagian dari mafia minyak goreng yang bekerja sama dengan oknum di Kementerian Perdagangan.

Selain Indonesia, Ini Negara yang Membebaskan Warganya Tak Bermasker

Sebelum Indonesia, sejumlah negara sudah lebih dulu membolehkan warganya tak lagi memakai masker di tempat umum.

Pengacara: Korban Yusuf Mansur Silakan Hubungi Saya, Gratis!

Zaini mengatakan, apa yang dilakukan Yusuf Mansur kepada banyak investor dalam beberapa investasi yang digalangnya sebagai bentuk kezaliman.

Pelonggaran Masker Berlaku Per 18 Mei 2022

Pemerintah mengingatkan pelonggaran masker tersebut tidak berlaku bagi warga yang rentan penyakit serta yang dalam kondisi badan tidak sehat.

Elon Musk Ancam Batalkan Beli Twitter, Ini Alasannya

Twitter yang tidak mau memberikan data tentang akun bot kurang dari 5 persen dari pengguna, membuat Elon Musk mengacam batalkan pembelian Twitter.

Datangi Jakarta, Petani Sawit Tuntut 5 Hal ke Presiden Jokowi

Mereka mengadukan nasib petani sawit terkait pelarangan ekspor sawit oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pelaku Perjalanan Juga Tak Perlu Tes PCR

Syaratnya, para pelaku perjalanan tersebut sudah mendapatkan dosis vaksin Covid-19 secara lengkap.