Polisi Gulung Arena Judi Dadu di Cawas Klaten

Polres Klaten semula memperoleh laporan dari masyarakat terkait adanya praktik judi di Desa Cawas, Kecamatan Cawas.

 Para pejudi tak berkutik saat digerebek polisi di Cawas, Klaten, Minggu (19/9/2021).  (Istimewa/Dok Polres Klaten)

SOLOPOS.COM - Para pejudi tak berkutik saat digerebek polisi di Cawas, Klaten, Minggu (19/9/2021).  (Istimewa/Dok Polres Klaten)

Solopos.com, KLATEN — Aparat Satreskrim Polres Klaten menggulung arena judi jenis dadu di Dukuh Noyotrunan, Desa Cawas, Kecamatan Cawas, Klaten, Minggu (19/9/2021) pukul 01.00 WIB. Sebanyak enam pejudi tak berkutik saat digerebek polisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Polres Klaten semula memperoleh laporan dari masyarakat terkait adanya praktik judi di Desa Cawas, Kecamatan Cawas.

Berbekal laporan dari masyarakat tersebut, Satreskrim Polres Klaten menggerebek sebuah bangunan mirip gudang di Dukuh Noyotrunan, Desa Cawas, yang dicurigai sebagai tempat menggelar arena judi.

Baca juga: Budidaya Maggot Si Pemakan Sampah Organik Menguntungkan! Pakan Gratis, Harga Jual Rp55.000 per Kg

Begitu polisi masuk ke dalam gudang tersebut, terdapat enam orang yang duduk di lantai gudang sedang bermain dadu. Setelah diperiksa, keenam orang tersebut terdiri dari lima warga Cawas dan satu warga Pedan.

“Judi jenis dadu. Salah seorang tersangka SD alias B, 47, selaku bandar,” kata Kasihumas Polres Klaten, Iptu Abdillah, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Minggu.

Barang Bukti

Abdillah mengatakan anggota polisi menyita sejumlah barang bukti di arena judi. Barang bukti judi yang disita seperti tiga buah dadu, satu buah tatakan pengopyok dadu, satu buah tempurung kelapa, satu lembar gambar untuk taruhan, dan uang tunai senilai Rp1.150.000.

Baca juga: Pemdes Gempol Klaten Larang Warga Selfie dan Nongkrong di Jalan Ini, Kenapa Sih?

“Keenam pelaku dijerat Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Perjudian,” katanya.

Lebih lanjut, Iptu Abdillah mengatakan Polres Klaten bakal terus berkomitmen memberantas praktik perjudian di Kabupaten Bersinar. Polisi, tegas dia, tak akan memberikan toleransi bagi pelaku perjudian.

“Sesuai perintah pimpinan, kami imbau jangan pernah coba-coba bermain dadu. Kepada masyarakat yang mengetahui praktik perjudian, silakan laporkan ke kami,” kata Abdillah.

Baca juga: Kelola Sampah Organik dengan Maggot, Omah Limbah Gempol Klaten Wakili Jateng ke Tingkat Nasional


Berita Terkait

Berita Terkini

Kembangkan RTH di Kampung Ngablak, DLH Sragen Siapkan Bibit Tanaman

DLH Sragen membangun ruang terbuka hijau (RTH) di Kampung Ngablak sejak akhir tahun lalu untuk menambah proporsi 30% RTH di perkotaan Sragen.

Transaksi Pasar Tradisional di SGS 2021 Tinggi, Panitia Beri Apresiasi

Panitia SGS 2021 menyebut transaksi di pasar tradisional Solo cukup besar sehingga panitia akan menyiapkan apresiasi khusus.

Diduga ada Pungli dalam PTSL di Desa Kecik Sragen, Kades Membantah

Program PTSL di Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Sragen bermasalah. Warga menduga ada pungli oleh perangkat desa, sementara Kades membantah.

Solar Dibatasi, Antrean Panjang di SPBU di Wonogiri Tak Terelakkan

SPBU membatasi distribusi bio solar kepada konsumen sehingga menimbulkan antrean panjang di spbu.

Terekam Kamera CCTV, 4 Pria Bobol Kotak Infak Masjid di Daleman Klaten

Aksi pembobolan kotak infak tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di sejumlah lokasi masjid setempat.

Absen Ujian, 4 Pelamar PPPK Nakes Karanganyar Dipastikan Gagal

Empat peserta seleksi PPPK nakes Pemkab Karanganyar tak ikuti ujian tanpa keterangan sehingga dipastikan gugur.

Bruk...Puluhan Pohon di Sukoharjo Tumbang Diterjang Angin Kencang

Saking derasnya, hujan disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon besar tumbang dan melintang di jalan perdesaan di Sukoharjo.

Resepsi Pernikahan di Solo Sudah Boleh Tampilkan Penyanyi Lur

Acara resepsi tidak boleh digelar di rumah tinggal, pendapa/joglo kelurahan/kecamatan, aula sekolah, gelanggang olahraga dan gedung sejenis lainnya.

Daarul Qur'an Bangun Asrama, Bupati Juliyatmono Letakkan Batu Pertama

Ponpes Daarul Qur'an di Colomadu, Karanganyar, membangun masjid dan asrama santri. Bupati Juliyatmono berjanji akan mendukung Ponpes Daarul Quran

Awas! Ada 11 Lokasi Rawan Lakalantas di Jl. Solo-Jogja Klaten

Kawasan Besole, Kecamatan Ceper, menjadi salah satu lokasi Jalan Solo-Jogja yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Karanganyar Hari Ini: 22 Oktober 2011, 46 Imigran Terdampar di Berjo

Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 22 Oktober 2011, sebanyak 46 orang imigran asal Afghanistan dan Iran terdampar di rumah salah seorang warga di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Gapoktan Sebut Keterlibatan DPRD dalam Maraknya Penggunaan Sumur Sibel

Sebagian besar pembuatan sumur submersibel di Jaten, Karanganyar, dibiayai APBD melalui aspirasi DPRD Karanganyar.

Ini Jalan Kabupaten Klaten yang akan Membelah Rest Area Tol Solo-Jogja

Keberadaan rest area jalan tol Solo-Jogja di Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, akan terbelah dengan jalan kabupaten.

Penggunaan Sumur Sibel Tak Terkendali, Dispertan PP: Tak Ada Larangan

Dispertan PP Karanganyar menyebut tidak ada regulasi yang mengatur pengunaan sumur submersibel atau sibel di kalangan petani.

Penggunaan Sumur Sibel oleh Petani Jaten Tak Terkendali, Ini Bahayanya

Jumlah petani di Jaten, Karanganyar, yang menggunakan air sumur submersibel (sibel) dinilai terlalu banyak sehingga mengancam ketersediaan air tanah.

Operasi Pangan Murah dan Gratis Digelar di Masjid Al Falah Sragen

Operasi Pangan Murah dan Gratis ini digelar di Masjid Raya Al Falah Sragen untuk meringankan beban masyarakat setelah dihantam pandemi Covid-19 selama lebih dari satu tahun.