Tutup Iklan

Polisi Gerebek Pabrik Nata De Coco Dicampur Pupuk Urea

Polisi Gerebek Pabrik Nata De Coco Dicampur Pupuk Urea

SOLOPOS.COM - Pabrik nata de coco dicampur pupuk urea di Majalengka. (Okezone/Humas Polres Majalengka)

Polisi belum lama ini menangkap pengrajin nata de coco yang dicampur pupuk urea.

Solopos.com, MAJALENGKA -- Polres Majalengka menangkap pelaku kasus pembuatan nata de coco dicampur pupuk urea di Blok Sawah Leuga, Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pelaku, UU Abdurahman, dijerat pasal berlapis. Dia terancam dua tahun penjara dan denda Rp4 miliar.

Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto, mengatakan, pemilik pabrik bahan baku nata de coco campur urea itu dijerat dengan Pasal 135, 136 dan 140 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. "Pelaku terancam pidana penjara dua tahun dan denda sebesar Rp4 miliar," katanya, Senin (2/10/2017) sebagaimana dikutip dari Okezone.

Menurutnya, modus pelaku membuat nata de coco oplosan tersebut dengan cara menyaring air kelapa terlebih dahulu di bak penampungan air, lalu kelapa dimasukkan ke panci dengan volume 100 liter air kelapa, kemudian dipanaskan dan dicampur dengan 500 gram gula pasir, 500 mm air cuka, 100 gram ZA / sejenis urea untuk tanaman.
"Air kelapa yang sudah mendidih disaring lagi ke dalam ember plastik kemudian diambil menggunakan gayung plastik dan dituangkan ke baki plastik dengan ditutup menggunakan kertas koran dan diikat menggunakan karet untuk dicetak," paparnya.

Setelah itu, kata dia, nata de coco tersebut disimpan selama satu malam lalu dicampur lagi dengan cairan bibit coco, setelah tercampur kemudian disimpan lagi selama satu pekan.

Menurut pelaku, percampuran nata de coco dengan pupuk tersebut agar hasil olahannya menjadi kenyal dengan waktu yang cukup singkat sekira sepekan dan menghemat ongkos pembuatan.

Dari pelaku, polisi menyita di antaranya satu panci stenless hitam, dua corong , gelas plastik, ember, pompa sedot plastik, dua buah tatakan plastik berisikan bahan nata de coco, satu buah jerigen plastik berisikan Asam Asetat (cuka), setengah karung berisikan ZA / sejenis urea untuk tanaman.

“Satu karung berisikan gula pasir, empat botol berisikan bahan nata de coco, 50 tatakan berbahan plastik, satu karung nata de coco yang sudah jadi dan dua jirigen berisikan air kelapa," tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Covid-19 Varian India di Kudus, Ini Langkah Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta sejumlah pemerintah kabupaten di Jateng mencanangkan gerakan di rumah saja.

2 SMKN Jogja Ini yang Masuk Top 1.000 Sekolah Terbaik

Jogja punya sekolah menengah kejuruan negeri terbaik yang bisa lolos dalam Top 1.000 sekolah terbaik nasional berdasarkan nilai rerata TPS UTBK tertinggi pada tahun 2020.

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.