Polisi Dalami Motif Pria Bekasi yang Aksinya Lecehkan Kitab Suci Viral

Polres Metro Bekasi Kota menangkap BF, 37, warga Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi karena aksinya viral diduga melecehkan kitab suci Alquran.

 Ilustrasi penangkapan tersangka pelaku kejahatan. (pulse.ng)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penangkapan tersangka pelaku kejahatan. (pulse.ng)

Solopos.com, JAKARTA — Polres Metro Bekasi Kota menangkap BF, 37, warga RT 005/RW 004, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi karena diduga melakukan pelecehan terhadap kitab suci Alquran.

PromosiGeng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

Aksi BF viral di media sosial. Polisi menangkap pelaku pada Jumat (26/11/2021). Dilansir dari Liputan6.com, dalam video beredar luas, terlihat pelaku sengaja merekam dirinya.

Pelaku mengeluarkan alat kelamin dan menempelkannya ke kitab diduga Alquran. Kejadian itu memicu kemarahan publik dan menuntut pelaku ditangkap.

Baca Juga : Pelaku Pengeroyokan Pelajar SMA Hingga Tewas di Bandung Ditangkap

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap BF di rumahnya. “Kami amankan di kediaman pelaku. Dan sekarang pelaku sudah di Polres Bekasi Kota untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Aloysius Suprijadi, Sabtu (27/11/2021).

Pelaku dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota tanpa perlawanan. Pelaku juga didampingi ibunya saat ditangkap.

Aloysius menyampaikan polisi masih mendalami keterangan pelaku untuk mengetahui motif di balik perbuatannya. Selain pelaku, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Baca Juga : Ketua MPR Bamsoet Kecelakaan saat Reli di Bekasi, Begini Kondisinya

“Motif dan latar belakang masih kami selidiki,” ujar dia.

Aloysius berharap penangkapan pelaku bisa meredam kemarahan publik yang sempat tersulut aksi pelaku. “Kasus ini kami tangani dengan profesional. Kami harapkan juga tidak ada tindakan-tindakan masyarakat yang berlebihan sehingga menimbulkan hal-hal yang berkaitan dengan kamtibmas [keamanan dan ketertiban masyarakat],” jelasnya.

Pelaku dijerat menggunakan Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) dan atau Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-undang ITE No.19/2016. Pelaku diancam hukuman enam tahun penjara.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Investor Batu Bara Gugat Yusuf Mansur setelah Bersabar 11 Tahun

Awalnya warga Bogor, Jawa Barat itu tidak ingin mempermasalahkan secara hukum karena ingin menjaga nama baik Yusuf Mansur. 

Investor Yusuf Mansur Kirim Surat Terbuka kepada MUI, Ini Isinya

Alasan surat terbuka itu ditujukan ke MUI karena Yusuf Mansur selalu membawa nama agama di setiap investasi yang digalangnya.

Ada Padat Karya Irigasi di 750 Desa di Jateng & Jatim, Ini Pengumuman BBWSBS

Padat karya irigasi yang akan digelar di 750 desa di Jateng dan Jatim ini bagian dari program P3-TGAI yang menyasar desa di seluruh Indonesia.

+ PLUS Mandau Terbang dan Jejak Peradaban Logam di Kalimantan

Cerita mandau terbang dan jejak peradaban logam dari kajian pengolahan logam di Kalimantan.

Premium, Ini Rekomendasi 6 Jam Tangan Pria Terbaik 2022

Berikut rekomendasi lima jam tangan pria premium terbaik di 2022.

Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Dipidana? Ini Kata ICW

Tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta untuk diselesaikan dengan cara pengembalian kerugian keuangan negara.

Menkes: Covid-19 Akan Melejit Tapi Bergejala Ringan

Menkes menjelaskan ciri-ciri dari Covid-19 varian Omicron yaitu tingkat perawatan di rumah sakit lebih rendah.

Destinasi Wisata di Kepulauan Mentawai Tarik Perhatian Pesohor Dunia

Keindahan pantai dan ombak di pantai kawasan Kepulauan Mentawai membuat pesohor dunia mendatangi Tanah Air.

+ PLUS Memberi Uang Tanda Terima Kasih kepada Aparat, Wajar atau Tidak?

Sebanyak 17,63 persen masyarakat membayar uang melebihi ketentuan, baik ketika mengakses layanan secara sendiri maupun melalui perantara pada 2021.

Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Wanti-Wanti Presiden Jokowi

Presiden Jokowi memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati-hati dengan lonjakan kasus Covid-19 yang diprediksi terjadi beberapa hari ke depan.

42 Dosen Baru Ikuti Pekerti di UMS, Ini Tujuannya

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 42 peserta yang terdiri atas 32 dosen di lingkungan UMS dan 10 dosen di luar lingkungan UMS.

Malang Digoyang Gempa Magnitudo 5,2

Pusat gempa berada di 445 kilometer di tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 10 kilometer.

Jokowi Minta Korpri Jadi Pencetus Bukan Pengikut

Kepala Negara meminta Korpri bersikap terbuka, dengan menghilangkan semua ego, baik ego sektoral, ego daerah, hingga ego ilmu.

Presiden: ASN Terlalu Lama di Zona Nyaman

Zona nyaman ASN itu berakibat pada kurang produktifnya kinerja aparatur negara itu.

UNS Buka Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Buruan Daftar

Sejak 2021, D4 Kebidanan FK UNS sudah tidak menerima mahasiswa baru dan pada 2022 ini resmi menjadi Sarjana Kebidanan.

Bareskrim Bakal Panggil Paksa Edy Mulyadi

Edy Mulyadi dijerat kasus ujaran kebencian terkait ucapannya tentang Kalimantan sebagai tempat jin membuang anak.