Polisi Bubarkan Turnamen Badminton di Kadipiro Solo, Kenapa?

Jajaran Polsek Banjarsari membubarkan turnamen badminton di Kadipiro, Banjarsari, Solo, pada Rabu (16/6/2021) sore. Hal itu dikarenakan turnamen mengundang kerumunan.

 Petugas melepas papan pengumuman turnamen badminto di Kadipiro, Banjarsari, Solo, pada Rabu (16/6/2021) siang. (Istimewa/Dok Polsek Banjarsari)

SOLOPOS.COM - Petugas melepas papan pengumuman turnamen badminto di Kadipiro, Banjarsari, Solo, pada Rabu (16/6/2021) siang. (Istimewa/Dok Polsek Banjarsari)

Solopos.com, SOLO — Jajaran Polsek Banjarsari membubarkan turnamen badminton di Kadipiro, Banjarsari, Solo, pada Rabu (16/6/2021) sore. Hal itu dikarenakan turnamen tidak mematuhi protokol kesehatan serta berpotensi mengundang kerumunan.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Djoko Satrio Utomo, kepada wartawan, Kamis (16/6/2021), mengatakan penyelenggara dalan menggelar turnamen itu tidak mengantongi izin Satgas Covid-19 maupun kepolisian.

Baca Juga: Dialog Racket Boys Dikritik Penonton Indonesia, Ini Penyebabnya

“Ini berpotensi menularkan virus Covid-19 di Solo. Sehingga kami bubarkan, pemenuhan prokes tidak berjalan,” papar dia.

Menurutnya, rekomendasi Satgas Covid-19 seperti pengecekan suhu tidak dijalankan. Termasuk fasilitas cuci tangan, pembatasan jarak, serta masih ada penonton. “Kapasitas jumlah orang di dalam gedung juga diabaikan” papar dia.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan saat pembubaran turnamen badminton itu, petugas tetap mendahulukan upaya persuasif seperti imbauan. Lalu, petugas turut mengingatkan pentingnya prokes dan kegiatan yang dilarang karena menimbulkan kerumunan massa.

Ia meminta masyarakat terus menjalankan fungsi PPKM Mikro menyikapi angka Covid-19 di Solo yang fluktuatif usai libur Lebaran. Masyarakat Solo dapat mengidentifikasi warga-warga pendatang dari zona merah untuk dikoordinasikan petugas agar dilakukan swab.

Baca Juga: Sempat Viral! Ini Potret Indahnya Wisata yang Dijuluki “Istana Negara” di Wonogiri

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Solo untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 seperti di Kudus. Ia menjelaskan tim Polresta Solo kembali intensif woro-woro masyarakat agar jangan abai menerapkan protokol kesehatan.

“Beberapa lokasi seperti Alun-Alun Kidul, Pasar Ikan Nusukan, Balekambang, dan lokasi lain yang diidentifikasi banyak pedagang dari luar Solo,” papar dia.

Ade menambahkan operasi yustisi di beberapa akses masuk Solo kembali gencar. Warga yang tidak memakai masker dan berkerumun bakal diswab antigen dengan sistem random sampling.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Muhammad Rohani Gantikan Muh. Abdullah sebagai Anggota KPU Boyolali

Muh. Abdullah, yang dinilai telah melanggar kode etik setelah terlibat perkara kesusilaan.

Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Dari dalam terowongan disebut-sebut kerap mengeluarkan gas beracun serta pernah ada yang meninggal dunia

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.