Polisi Boyolali Tetap Menilang di Tepi Jalan jika Melihat Pelanggaran Langsung

Polres Boyolali menggunakan ETLE dalam Operasi Zebra 2022, namun tidak menutup kemungkinan tetap melakukan penilangan di tepi jalan jika ada pengendara yang melanggar peraturan secara langsung.

 Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, saat menyerahkan tanda Operasi Zebra Candi 2022 untuk personel Kodim 0724 Boyolali di Mapolres Boyolali, Senin (3/10/2022). (Istimewa/Polres Boyolali).

SOLOPOS.COM - Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, saat menyerahkan tanda Operasi Zebra Candi 2022 untuk personel Kodim 0724 Boyolali di Mapolres Boyolali, Senin (3/10/2022). (Istimewa/Polres Boyolali).

Solopos.com, BOYOLALI Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji saat apel pasukan Operasi Zebra Candi 2022 di Semarang, Senin (3/10/2022), menyatakan tidak boleh ada lagi operasi atau razia lalu lintas oleh polisi yang dilakukan di tepi jalan.

Wakapolda bahkan meminta masyarakat melaporkan jika ada polisi yang masih melakukan penilangan di jalan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dalam kegiatan Operasi Zebra 2022 menggunakan kamera mobile Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dipasang di kendaraan petugas.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Boyolali, Ipda Budi Purnomo menjelaskan polisi Boyolali turut menggunakan ETLE dalam Operasi Zebra 2022.

Namun, tidak menutup kemungkinan polisi akan tetap melakukan penilangan di tepi jalan apabila mendapati seorang pengendara melanggar peraturan secara langsung.

Baca juga: Wakapolda Jateng: Tidak Ada Lagi Razia Polisi di Tepi Jalan

“Kalau kami dalam penjagaan arus lalu lintas itu mendapati pengendara yang tidak mengenakan helm, yang tidak menggunakan sabuk pengaman, anak di bawah umur, ya tentunya akan kami hentikan. Pertama, bisa kami tegur, kedua bisa langsung kami tilang,” ucap Budi kepada Solopos.com saat bertugas, Kamis (6/10/2022).

Dalam hal ini, Budi menjelaskan tugas polisi adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, melakukan penjagaan, pengaturan dan pengawalan.

“Penjagaan, kami tidak hanya penjagaan di mako, namun kami juga akan melakukan aktivitas penjagaan di jalur-jalur yang dirasa rawan lantas dan disitu juga padat ramai, sehingga terjadi risiko terjadi rawan laka lantas,” ucap dia.

Seperti yang disampaikan Budi, Satlantas Boyolali berkomitmen melakukan penjagaan dan pengawasan meskipun sudah tidak ada razia di jalan.

“Kami tidak melakukan razia di jalan, yang namanya razia di jalan menetap itu pasti papan pengumuman dilaksanakan dalam rangka apa itu mesti ada. Kami tidak melakukan itu, namun kami melakukan penjagaan di titik-titik tertentu [rawan laka] itu,” ucap Budi.

Baca juga: Bakal Ada Patroli Besar-Besaran Tim Gabungan Sragen Mulai Malam Ini

Kegiatan itu menjadi salah satu upaya menekan angka kecelakaan, menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Boyolali.

Satlantas Polres Boyolali menghimbau agar seluruh pengguna jalan selalu berhati-hati dalam berkendara.

“Patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada, aturan lalu lintas yang ada, tetap jaga jarak, patuhi batas kecepatan. Dengan mematuhi semua aturan tata cara berkendara dan saling menghormati sesama pengendara, akan terwujud Kamseltibcarlantas dan menurunkan angka kejadian lantas ,” pungkas Budi.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pemkab Klaim Tak Ada PHK di Boyolali, tapi Ada Pengurangan Jam Kerja

      Pemkab Boyolali melarang keras perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan di Boyolali.

      Orasi Tuntas Subagyo di Hadapan Massa: Dukung IKN Nusantara & NKRI Harga Mati

      Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina YSNW, Tuntas Subagyo, menyampaikan orasi mendukung program pemerintah, salah satunya membangun IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

      Pecah! Nella & Woro Sukses Pukau Penonton Konser Tengah Sawah di Sukoharjo

      Tuntas Subagyo menyelenggarakan konser di tengah sawah dan perkampungan Purbayan, Sukoharjo dalam rangka launching YSNW dan Doa Bersama Lintas Agama pada Jumat (2/12/2022).

      Alhamdulillah Lega! Warga Bengle Boyolali Dapat Bantuan Sumur Bor dari KIPS

      Warga Dusun Cupit, Kabupaten Boyolali, mendapatkan bantuan pembuatan sumur dalam dari Komunitas Isuzu Panther Soloraya (KIPS) Peduli.

      Tok! Hanya Naik Rp10.299, UMK 2023 Boyolali Diusulkan Rp2,1 Juta

      Upah Minimum Kabupaten (UMK) Boyolali pada 2023 diusulkan sebesar Rp2.155.712,29.

      Percepatan Pemulihan Pascapandemi Jadi Tema ISETH ke-8 UMS

      Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan menyelenggarakan International Summit on Science, Technology, and Humanity (ISETH) pada Senin-Selasa (5-6/12/2022) mendatang.

      UMK 2023 Klaten Diusulkan Naik 6,78%, Jadi Rp2,1 Juta

      Nilai upah minimum kabupaten (UMK) 2023 Klaten diusulkan Rp2.152.322,94 atau naik sekitar 6,78 persen dibandingkan UMK 2022.

      Gending Bertema Persis Solo akan Dibawakan saat Pernikahan Kaesang-Erina

      Grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo mempersiapkan gending (lagu dari gamelan) bertema Persis Solo dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Pidato Tuntas Subagyo saat DBLA di Purbayan Sukoharjo Membius Ribuan Orang

      Pidato Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina YSNW, Tuntas Subagyo, membius 6.000-an anggota organisasi itu saat DBLA di Desa Purbayan, Baki, Kabupaten Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      ISI Solo Siapkan 2 Grup Karawitan di Pernikahan Kaesang-Erina

      Dua grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo akan tampil dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Tanpa Dukungan Penuh Pemkab, Wonogiri Sulit Capai Target Bebas AIDS Tahun 2030

      Target bebas acquired immune deficiency syndrome (AIDS) pada 2030 di Wonogiri sulit tercapai jika tidak ada dukungan serius dari Pemkab setempat.

      Fakta-Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sukoharjo Pada Kamis Pagi

      Fakta-fakta penangkapan terduga teroris di empat lokasi wilayah Kabupaten Sragen, Kamis (1/12/2022).

      Sudah 40 Persen, DPU BMCK Jateng Hentikan Pekerjaan Jembatan Ganefo Sragen

      DPU BMCK Jateng menghentikan kontrak pembangunan Jembatan Ganefo Sragen. Penghentian proyek tersebut disebabkan adanya revisi desain bawah jembatan.

      Menjelajahi Geopark Dunia di 7 Geosite Wonogiri

      Wonogiri menyimpan keindahan situs taman Bumi yang indah serta kekayaan arkeologi di zaman purbakala.

      Membeludak! Ribuan Orang Ikut Doa Bersama Lintas Agama di Purbayan Sukoharjo

      Ribuan orang anggota organisasi dan tamu undangan Tuntas Subagyo dari berbagai daerah memadati Taman Ratu Maulidya di Desa Purbayan, Baki, Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      Truk Uruk Tol Solo-Jogja Terguling di Ceper Klaten, Tak Ada Korban Jiwa

      Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit mobil dan satu unit truk terjadi di ruas jalan Ceper-Besole, Desa Ceper, Kecamatan Ceper, Jumat (2/12/2022) sore.