Polisi Bongkar Sindikat Penggelapan Sembako di Sragen, Anggotanya Perempuan Semua

Aparat Polres Sragen berhasil membekuk anggota sindikat penggelapan uang jual beli sembako dengan kerugian mencapai Rp3,9 miliar.

 Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menunjukkan dua foto anggota sindikat penggelapan sembako yang masuk dalam DPO saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Rabu (7/7/2021). (Solopos/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menunjukkan dua foto anggota sindikat penggelapan sembako yang masuk dalam DPO saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Rabu (7/7/2021). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen berhasil mengungkap jaringan sindikat penipuan dan penggelapan uang jual beli sembilan bahan pokok (sembako) yang anggotanya perempuan semua.

Mereka menggunakan modus sebagai distributor dari perusahaan besar di Grobogan dan Surabaya. Sindikat lintas kabupaten ini sudah beraksi di empat kabupaten dengan total kerugian korban mencapai Rp3,9 miliar.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Kasus tersebut diungkapkan Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Rabu (7/7/2021). Yuswanto menerangkan pengungkapan sindikat itu berkat laporan korban yakni warga Sragen yang memiliki toko sembako.

Baca Juga: Pegawai Kena Covid-19, Kantor Dispendukcapil dan Kelurahan Sragen Wetan Lockdown

Pemilik toko itu di Sragen pernah order sembako kepada sindikat penggelapan itu senilai Rp3,9 miliar. Tetapi barang yang ia pesan tidak pernah dikirim. Atas dasar laporan itu, aparat Satreskrim melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk salah satu anggota jaringan sindikat tersebut.

“Kami berhasil membekuk satu orang anggota sindikat itu dan ditetapkan sebagai tersangka dengan inisial CD. Kami juga mengeluarkan daftar pencarian orang [DPO] untuk dua anggota sindikat lainnya. Mereka berinisial ASD dan PW. Ketiganya perempuan semua,” ujarnya.

Menurut Yuswanto, kerugian akibat penggelapan sembako itu cukup fantastis. Pelaku dikenai sanksi Pasal 378 KUHP dan 272 KUHP dengan ancaman kurungan empat tahun penjara.

Baca Juga: Waduh! Antrean PCR di RSUD Sragen Menumpuk Sampai 700 Sampel Spesimen

Barang Bukti

Kapolres Sragen menerangkan dua anggota sindikat penggelapan sembako yang masuk DPO masih dalam penyelidikan. Dari tangan pelaku yang sudah tertangkap, polisi menyita barang bukti berupa satu unit komputer dan printer yang diduga untuk membuat dokumen fiktif.

Ia mengatakan sindikat ini ternyata juga dilaporkan di wilayah Pati, Grobogan, dan Demak. “Mereka ini menyamar sebagai distributor sembako yang bekerja sama dengan dua perusahaan besar di Grobogan dan Surabaya. Kami sudah mengecek dua perusahaan itu dan ternyata tidak ada kerja sama semacam itu. Dana-dana order dari korban itu digunakan tersangka dan teman-temannya,” katanya.

Yuswanto melanjutkan tersangka dan rekan sindikatnya berani menawarkan harga di bawah harga pasaran. Untuk meyakinkan korban, tersangka dan temannya mengajak korban melihat-lihat lingkungan perusahaan di Grobogan dan Surabaya sehingga korban tertarik dan mengirimkan uang untuk order.

Baca Juga: Berani Timbun Oksigen dan Obat, Ini Ancaman Kapolda Jateng!

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Guruh Bagus Eddy Suryana menambahkan modus sindikat penggelapan sembako itu awalnya korban bertemu dengan tersangka. Kemudian korban diajak jalan-jalan ke perusahaan yang diklaim pelaku bekerja sama dengan mereka.

Setelah korban percaya, korban meminta delivery order (DO). Saat DO pertama, pelaku masih mengirim barang sesuai persanan tetapi pada DO kedua korban sudah tidak mengirim barang lagi. Total nilai DO yang barangnya belum dikirim mencapai Rp3,9 miliar.

“Sembakonya banyak, ada minyak, gandum, dan seterusnya. Dari pengembangan ditemukan tiga laporan di kabupaten lain dengan nama yang sama. Peran tersangka [yang sudah tertangkap] ini sebagai perekrut, yakni mencari korban,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Seru! Lomba Mewarnai & Fashion Show Anak di Sragen, Biar Tambah PD

      Seratus anak mengikuti lomba mewarnai dan fashion show di Front One Hotel Sragen pada Minggu (14/8/2022).

      Begini Cara Tukang Pungut Sampah di Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Para pemungut sampah di Sragen tergabung dalam Paguyuban Lingkungan Asri (PLA) bersama Lazismu Sragen memiliki cara unik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.

      Tak Cuma Penjual, Pembeli Lahan Bong Mojo Solo juga Bisa Dijerat Pidana

      Tak hanya penjual, warga yang membeli lahan milik Pemkot Solo di Bong Mojo, Jebres, juga bisa dijerat KUHP maupun perdata.

      Harga Tepung Terigu di Wonogiri Tembus Rp265.000 per Sak, Penyebabnya?

      Harga tepung terigu di Kabupaten Wonogiri menembus Rp265.000 per atau per 25 kilogram (kg).

      Kloter Terakhir Tiba di Debarkasi Haji Solo, 1 Orang Masih Tertahan

      Kloter terakhir atau kloter 43 jemaah haji telah tiba di Debarkasi Solo, tapi masih ada satu orang anggota jemaah haji yang tertinggal di Tanah Suci karena sakit.

      Gulma Tumbuh Subur di WGM Wonogiri, Ini Dampaknya

      Jumlah gulma di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri semakin bertambah dari tahun ke tahun.

      Begini Kemeriahan Siswa SMPN 2 Sambirejo Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Ratusan siswa di SMPN 2 Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI dengan menyelenggarakan lomba-lomba dan kegiatan lain. 

      Bisnis Hotel di Sragen Berkembang, Begini Kata Pelaku Usaha

      Kamar hotel di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah bertambah 45 unit dalam kurun waktu satu tahun terakhir. 

      Loncat ke Sungai Bengawan Solo, 1 Orang di Sragen Hilang

      Satu orang dilaporkan hilang akibat meloncat ke aliran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Gesi, Sragen.

      Jalan Ngargoyoso Rusak, Pemkab Karanganyar Didesak segera Perbaiki

      Kalangan pelaku usaha wisata di wilayah Ngargoyoso, Karanganyar mendesak Pemkab Karanganyar membenahi infrastruktur jalan.

      Lokasi Tawangmangu Baru, Surganya Wisata Kuliner Internasional

      Tawangmangu Baru dipersiapkan sebagai destinasi wisata kuliner bertaraf internasional.

      Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Disulap Jadi Tempat Wisata Kuliner

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyulap jalan tembus Tawangmangu-Sarangan sebagai destinasi wisata kuliner pada Senin (15/8/2022).

      Unik dan Lezat, Yuk Cicipi Keripik Pisang Batik dari Sragen

      Keripik pisang menjadi salah satu pilihan camilan hingga oleh-oleh bagi kebanyakan orang. Namun berbeda dengan keripik pisang batik bergelembung dari Sragen ini. 

      Ikut Seminar, Guru Swasta Boyolali Curhat Masih Kebingungan Soal IKM

      Sebanyak 23 guru kurikulim dari sejumlah sekolah swasta di Boyolali mengikuti seminar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMK Karya Nugraha, Sabtu (13/8/2022).

      Sempat Tertunda Hujan, Konser Padi Reborn Sihir Penonton di Wonogiri

      Padi Reborn sukses menyihir ribuan penonton di Alun-alun Wonogiri, Sabtu (13/8/2012) malam memeriahkan Festival Agustus Merdeka 77 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

      Cuaca Sukoharjo Minggu Ini: Sore Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Minggu (14/8/2022).