Polda Jateng Tangkap Pengoplos Elpiji Bersubsidi

Polda Jateng Tangkap Pengoplos Elpiji Bersubsidi

SOLOPOS.COM - EH, tersangka pengoplos LPG bersubsidi, menunjukkan cara memindahkan isi gas saat jumpa pers di Kantor Ditkrimsus Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin (19/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/I.C.Senjaya)

Polda Jateng mengungkap praktik penjualan elpiji bersubsidi dalam kemasan tabung 3 kg yang dikemas ulang dalam tabung 12 kg dengan harga nonsubsidi.

Solopos.com, SEMARANG — Polda Jawa Tengah mengungkap praktik penjualan elpiji bersubsidi dalam kemasan tabung 3 kg yang dikemas ulang dalam tabung 12 kg dengan harga nonsubsidi. Dalam sehari tersangka pelaku pengoplosan elpiji itu mampu mengemas ulang elpiji bersubsidi menjadi 35 tabung elpiji 12 kg.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah AKBP Haryo Sugiarto di Kota Semarang, Senin (19/2/2018), mengatakan polisi menetapkan EH, 45, pemilik sebuah gudang di Tahunan, Kabupaten Jepara sebagai tersangka tindan pidana tersebut. Bersama dengan tersangka, polisi merampas sebagai barang bukti ratusan tabung LPG ukuran 3 kg dan 12 kg yang masih kosong maupun sudah terisi dan siap dipasarkan.

"Pelaku ini menyuntik isi tabung elpiji 3 kg ke tabung 12 kg dengan sejumlah peralatan yang dibuatnya sendiri," katanya.

Modus operandi yang dilakukan EH, papar Wadirreskrimsus Polda Jateng Haryo Sugiarto, EH membeli elpiji dalam kemasan tabung isi 3 kg dari wilayah Lamongan, Jawa Timur. Elpiji bersubsidi itu diperoleh pelaku dari sejumlah pengepul dengan harga sedikit lebih tinggi daripada harga pasaran. "Pelaku ini bersedia membeli hingga Rp20.000/tabung," terangnya.

Elpiji bersubsidi dari tabung-tabung 3 kg itu lalu dipindahkannya dengan cara memanasi dengan kompor dan menghubungkannya dengan selang. Elpiji dalam tabung kemasan 12 kg itu lalu dijualnya kemali di wilayah Jepara dengan mengambil keuntungan sekitar Rp50.000 dari setiap tabung.

"Pengakuannya baru sekitar empat bulan beroperasi, keuntungan yang didapat selama itu mencapai Rp60 juta," kata sambung AKBP Haryo Sugiarto.

Atas perbuatannya, tersangka EH dijerat dengan UU No. 22/2001 tentang Migas, UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU No. 2/1981 tentang Metrologi, serta UU No. 7/2014 tentang Perdagangan. Polisi Jateng bekerja sama dengan Polda Jawa Timur hingga kini masih menelusuri pengepul tabung elpiji 3 kg yang memasok tersangka.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.

4 Zodiak Ini Konon Mudah Menyerah...

Astrologi barat menengarai ada pemilik tanda zodiak yang mudah menyerah menghadapi rintangan dalam kehidupan.