Polda Jateng: Penghuni Asrama Polisi Solo Diminta Isolasi Mandiri
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iskandar Fitirana Sutisna. (Antara-I.C. Senjaya)

Solopos.com, SEMARANG -- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) memerintahkan penghuni Asrama Polisi (Aspol) Manahan di Kota Solo untuk melakukan isolasi secara mandiri.

Perintah itu menyusul viral terkait adanya anggota polisi Aspol Manahan Solo yang terpapar Covid-19.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar F. Sutisna, mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan rapid dan swab tes terhadap para anggota polisi yang menghuni Aspol Manahan Solo.

“Semua personel yang tinggal di asrama polisi dan asrama Brimob sudah dilakukan rapid test dan swab. Ini tindakan untuk pencegahan. Kalau dari rapid atau swab, hasilnya ada petugas yang tidak ada gejala sama sekali, maka harus diisolasi mandiri di rumah,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Jumat (4/9/2020).

Ambulans Keluar Masuk Aspol Manahan Solo, Ada Apa?

Iskandar menambahkan pihaknya saat ini terus melakukan sterilisasi setiap harinya di dua lokasi asrama polisi dan Brimob tersebut dengan penyemprotan disinfektan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi persebaran virus corona atau Covid-19.

"Di Aspol maupun Brimob sudah dilakukan penyemprotan. Setiap hari yang ada risiko munculnya Covid-19 dibersihkan pakai disinfektan,” tuturnya.

Kendati demikian, kedua lokasi itu saat ini masih beroperasi seperti biasa. Begitu juga dengan Mapolresta Surakarta yang lokasinya berdekatan dengan asrama polisi itu.

“Kalau Aspol dan kantor polisi, pelayanan masyarakat tidak pernah tutup,” imbuhnya.

Masih Tinggi, Hari Ini Pasien Covid-19 Klaten Tambah 27 Orang

Divisi Propam

Iskandar menambahkan saat ini pihaknya menerjunkan petugas dari Divisi Propam untuk memantau anggota polisi. Anggota yang lalai menerapkan protokol kesehatan saat bertugas akan mendapat sanksi tegas.

"Kita kenakan sanksi. Pasti ada petugas polisi tidak memakai masker dan tidak cuci tangan saat bertugas. Sanksinya mulai dari teguran sampai hukuman disiplin," tutur Iskandar.

Sebelumnya, penghuni Asrama Polisi Manahan dikabarkan terpapar Covid-19. Kabar itu bahkan sempat viral melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, beberapa hari lalu.

Antimainstream, Sanksi Pelanggar PSBB Masuk Ambulans hingga Tidur di Peti Mati

Pesan itu menyertakan foto empat ambulans Puskesmas berikut sejumlah orang berpakaian hazmat itu.

Pesan itu berbunyi, “Sekilas info : Dari 18 kasus baru Covid di Solo, 12 kasus ada di Aspol Manahan. Katanya 4 hari yang lalu ada anggota polisi Aspol yang meninggal karena Covid. Kemudian hari ini tetangganya pada dijemput dan positif semua.”

Saat dihubungi Solopos.com, terkait beredarnya informasi itu, Iskandar enggan memberikan pernyataan. Ia bahkan meminta menanyakan secara langsung kepada Kapolresta Surakarta.

“Silakan ditanyakan langsung kepada Kapolresta Solo,” ujar Iskandar, Rabu (2/9/2020) malam.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom