Tutup Iklan

Polda DIY Dorong Polres Selesaikan Kasus Pembunuhan

 Foto Police Line
JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin

SOLOPOS.COM - Foto Police Line JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Polda DIY mendorong Polres setempat segera menyelesaikan sejumlah kasus.

Harianjogja.com, SLEMAN – Polda DIY terus mendorong sejumlah Polres yang belum menyelesaikan sejumlah kasus pembunuhan. Belum terungkapnya kasus pembunuhan lebih banyak disebabkan karena minimnya alat bukti di lapangan.

Salahsatu Polres yang memiliki pekerjaan rumah terkait kasus pembunuhan yaitu Sleman. Terutama belum terungkapnya kasus pembunuhan terhadap Rani, seorang mahasiswa PTS di Jogja yang ditemukan tewas di Banyuraden, Gamping pada September 2014 silam. Serta yang terbaru adalah kasus pembunuhan seorang lansia di Purwobinangun, Pakem.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY AKBP Djuhandhani menjelaskan, Polda DIY menjadi back up dalam setiap upaya pengungkapan sejumlah kasus pembunuhan yang ditangani tiap Polres. Dalam mengungkap memang butuh sinergi dan kekompakan setiap tim terutama Opsnal bahkan antar satuan.

Pihaknya juga telah beberapa kali melakukan analisa dan evaluasi (anev) terhadap opsnal wilayah dalam suatu kasus. Anev tersebut guna melihat perkembangan penemuan yang kemungkinan bisa menjadi bahan keterangan dari lapangan.

“Kami sudah sering sampaikan kepada wilayah bahwa sinergitas harus berjalan. Juga mendorong rekan-rekan opsnal di wilayah supaya bisa melakukan upaya penyelidikan yang lebih tajam,” ungkap Djuhandhani, Kamis (21/5/2015).

Belum terungkapnya kasus pembunuhan, lanjutnya, memang dipengaruhi oleh banyak faktor. Tetapi yang paling dominan yaitu minimnya alat bukti atau keterangan di lapangan. Hal itu dimungkinkan penyidik belum maksimal mengumpulkan keterangan valid sehingga kekurangan bukti pendukung.

Hal itu biasanya pelaku cenderung mampu menutup rapat sehingga tidak meninggalkan barang bukti yang singnifikan untuk dijadikan sebagai petunjuk. Hanya saja pihaknya yakin bahwa tiap pelaku kejahatan terutama pembunuhan akan selalu meninggalkan jejak. Karena tidak ada aksi pelaku yang sempurna dapat ditutupi jejaknya.

“Tapi yang belum terungkap bukan berarti aksinya sempurna. Saya tidak bisa menyatakan pelaku profesional. Hanya mungkin tindakannya belum dapat dibuktikan selama penyelidikan,” kata dia.

Terpisah Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnain menyatakan pihaknya telah memprioritaskan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan yang belum terungkap. Pada kasus Rani misalnya pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menyelidikan lebih jauh. “Kami juga berkoordinasi dengan Unit Jatanras Polda DIY,” ujarnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Presiden Jokowi Curhat Target Vaksinasi WHO Sulit Tercapai Karena Ini

Jokowi mengatakan saat ini lebih dari 7,6 miliar dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan di seluruh dunia, namun kesenjangan akses terhadap vaksin masih lebar.

3 Zodiak Ini Sering Bikin Patah Hati Orang Lain, Percaya?

Dari sejumlah zodiak yang sering bikin patah hati orang lain ini salah satunya memiliki jiwa petualang dan menyukai kemandirian.

Ternyata Ini Sosok PNS Terkaya di Indonesia, Hartanya Capai 1 Triliun

Ternyata ini hlo sosok Pegawai Negeri Sipil atau PNS terkaya di Indonesia, mempunyai harta mencapai Rp1,6 triliun.

Ini Hlo Cara Ikutan Lomba Foto Astra, Hadiahnya Enggak Main-Main!

PT Astra International Tbk menggelar Lomba Foto Astra dengan hadiah yang super menarik, ada smartwatch hingga sepeda motor.

Seleksi Duta Antikorupsi, Puluhan Pelajar Klaten Bikin Makalah Soal Ini

Seleksi terhadap puluhan pelajar kali ini merupakan rangkaian pemilihan duta pelajar antikorupsi yang diselenggarakan IPPK Klaten dan Exclusive Kingdom Klaten.

Pasoepati Ganti Pot Rusak di Jl Solo-Jogja di Klaten, Ini Foto-Fotonya

Polisi berharap kejadian perusakan pot bunga serupa tak terulang kembali di waktu mendatang

WhatsApp Siapkan 5 Fitur Baru yang Segera Dirilis, Apa Saja?

WhatsApp juga sedang berupaya memperkenalkan editor foto dalam aplikasi yang memungkinkan pengguna menambahkan stiker dan teks, memotong dan memutar foto.

Daftar Pemenang SCTV Awards 2021, Lengkap dengan Nominasinya

Ini dia daftar pemenang lengkap dengan nominasinya SCTV Award 2021 yang baru saja digelar pada Jumat, 27 November 2021.

BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jateng

BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat turun di sebagian besar wilayah Indonesia pada Sabtu.

Geger Pria Asal Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia di Masjid Laweyan Solo

Pihak kepolisian menyatakan berdasarkan dugaan sementara, almarhum Sukirman meninggal karena sakit.

Beredar Surat Undangan Seleksi Persis Muda GR, Begini Respons Kaesang

Bos Persis Solo, Kaesang Pangarep, menanggapi beredarnya surat undangan seleksi pemain untuk Piala Soeratin 2021 dari Manajemen Persis Muda GR.

Minyak Goreng dan Telur Ayam Ras Sumbang Inflasi November 2021

BI akan menempuh langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

5 Weton Wanita Pemarah dan Pemalas, Salah Satunya Senin Wage

Berdasarkan perhitungan weton dalam Primbon Jawa, kita ternyata dapat menilai sifat pemarah dan pemalas dari seorang wanita.

Doa Agar Menjadi Orang yang Sukses, Jangan Lupa Dibaca ya!

Berikut ini terdapat doa agar menjadi orang yang diberikan kesuksesan menurut ajaran Islam. Jangan lupa dibaca dan diamalkan ya!

Minat Baca Memuaskan, Solo Butuh Rumah Baca Berbasis RW

Hasil survei Disarpus Kota Solo menunjukkan indeks minat baca dan indeks kegemaran membaca warga Kota Solo 74,54 dan 79,37.

10 Berita Terpopuler : Wong Klaten Meninggal Tersetrum - Sosok Kahiyang

Wong Klaten meninggal tersetrum menjadi berita terpopuler di Solopos.com Sabtu pagi ini.