Ilustrasi polisi (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Polda DIY mengirimkan personel untuk mengamankan Freeport.

Solopos.com, SLEMAN - Polda DIY mengirim 100 pasukan elitnya dari Satuan Brimob untuk membantu pengamanan PT Freeport Indonesia di Papua. Pasukan diberangkatkan melalui Bandara Adisutjipto Jogja, Jumat (14/8/2015) setelah dilepas dalam upacara resmi di halaman Mapolda DIY Kamis (13/8).

Wakapolda DIY Kombes Imam Sugianto menjelaskan, untuk pertama kalinya Polda DIY diminta Mabes Polri untuk membantu Polda Papua dalam mengamankan PT Freeport Indonesia. Pasukan yang dikirim merupakan terpilih dan telah dibekali berbagai peralatan tugas sekaligus kemampuan tempur.

"Mereka akan bertugas selama tiga bulan dalam rangka pengamanan PT Freeport Indonesia 2015, untuk BKO Polda Papua," ungkapnya, Kamis (13/8/2015).

Sebelum diberangkatkan, lanjutnya, pasukan telah dilatih berbagai kemampuan tugas seperti taktik gerilya anti gerilya (GAG), perang hutan, analisa daerah operasi (ADO) dan menembak. Pasukan juga telah memiliki kemampuan ilmu medan dan kompas, kesehatan lapangan dan binmas pioner. Kemampuan itu harus dimiliki pasukan tersebut, karena mereka akan mengamankan lokasi dari gangguan separatis hingga konflik horisontal.

Imam meminta kepada pasukan yang akan bertugas agar mampu menunjukkan jiwa kstaria untuk menjaga nama baik diri, keluarga dan satuan. “Jaga diri, jaga kesehatan fisik, jaga sikap dan selalu siap saat bertugas," ucapnya.

Komandan Kompi Pasukan Satbrimob Polda DIY Iptu M Sholeh menambahkan, sebelum berangkat pihaknya telah menggelar banyak latihan terutama fisik. Pasukan juga dibekali kemampuan pengenalan adat istiadat Papua termasuk bahasa sehari-hari. Karena tiap personel harus bisa bertegur sapa dengan adat dan bahasa masyarakat setempat agar bisa menjalin hubungan baik. "Dalam operasi kami tetap menggunakan adat ketimuran," ungkap pria yang pernah ditugaskan di Aceh bersama pasukan kepolisian internasional ini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten