Kategori: Nasional

Polda Bali Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx SID, Begini Alasannya


Solopos.com/Newswire

Solopos.com, JAKARTA - Polda Bali mengungkapkan alasan tim penyidik menolak penangguhan penahanan I Gede Ary Astiana alias Jerinx SID. Polisi khawatir Jerinx akan mengulangi perbuatannya di media sosial.

Direktur Reserse Kriminal Khusus pada Polda Bali, Kombes Pol. Yuliar Kus Nugroho, mengemukakan penangguhan penahanan Jerinx dengan jaminan ayah kandungnya dinilai tim penyidik masih belum kuat. "Memang benar, sudah ditolak penyidik terkait penangguhan penahanan itu agar tidak mengulangi lagi perbuatannya," kata Yuliar saat dimintai konfirmasi di Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Jokowi: Bantuan Modal Kerja untuk 9,1 Juta UMK Cair Pekan Depan

Secara terpisah, penasihat hukum Jerinx, I Wayan Gendo Suardana, membenarkan tim penyidik Polda Bali telah menolak penangguhan penahanan kliennya. Meskipun sudah dijamin oleh ayah dan istri Jerinx.

Menurutnya, tim kuasa hukum hingga kini masih mempelajari alasan penyidik menolak penangguhan penahanan tersebut. "Iya benar, ditolak penyidik penangguhan penahanannya. Kami akan pelajari lagi untuk langkah selanjutnya," kata Gendo.

Waduh, Wisatawan Sumbang Erosi di Dataran Tinggi Dieng Jateng

Seperti diketahui, Jerinx  dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atas unggahannya di media sosial yang menyebut IDI kacung WHO. Unggahan itu berkaitan dengan penanganan Covid-19 saat ini.

Pentolan  Superman Is Dead (SID) itu kemudian diperiksa dan langsung dijadikan tersangka dengan sangkaan melanggar UU ITE Nomor 11 Tahun 2008. Jerinx langsung ditahan dan terancam hukuman lima tahun penjara.

Solo Ingin Buka Sekolah pada November, Ganjar Beri Lampu Hijau

Share
Dipublikasikan oleh
Haryono Wahyudiyanto