Pohon Tumbang Terjadi di Dua Kecamatan di Wonogiri, Kerugian Belasan Juta Rupiah
Tiang Listrik di Dusun Susukan, Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, roboh setelah terkena pohon tumbang, Kamis (19/11/2020). (Istimewa)

Solopos.com,WONOGIRI -- Hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (19/11/2020) sore mengakibatkan pohon tumbang di beberapa wilayah di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Hingga Jumat (20/11/2020) pagi, evakuasi pohon tumbang itu masih berlangsung.

Diberitakan sebelumnya, kejadian pohon tumbang di lingkungan Pokoh, Kelurahan Wonoboyo, Wonogiri, menimpa rumah warga, Suwardi, 63. Proses evakuasi pohon beringin tersebut masih berlangsung hingga tadi pagi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, selain di lingkungan Pokoh, pohon tumbang juga terjadi di beberapa lokasi. Beberapa rumah warga, kandang ternak, dan tiang listrik rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Kerugian materiil ditaksir belasan juta rupiah.

Dorong Warga Menonton Debat Publik, KPU Wonogiri: Digelar Sekali, Jangan Disia-siakan

Di Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, pohon tumbang terjadi di tiga lokasi. Pertama, di Lingkungan Jatirejo RT 002/RW 012. Sebatang pohon jati tumbang dan melintang ke jalan. Kedua, di Lingkungan Banaran RT 003/RW 010. Sebatang pohon mangga patah dahannya dan menimpa kandang ternak warga.

Ketiga, Lingkungan Pokoh RT 001/RW 002. Pohon ringin dengan diameter hampir dua meter roboh menimpa rumah warga dan kamar mandi milik warga. Kerugian yang ditimbulkan dari kejadian itu sekitar Rp3 juta-Rp4 juta untuk kamar mandi. Sedangkan rumah warga, kerugian diperkirakan mencapai Rp7,5 juta.

Di Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, sebatang pohon tumbang dan menutupi ruas jalan. Dalam kejadian itu tidak ditemukan korban jiwa maupun korban luka-luka.

Pohon Beringin Tumbang Menimpa Rumah Warga Wonogiri, Pemilik Rumah Sempat Pingsan

Tiang Listrik Roboh

Selain di wilayah Kecamatan Wonogiri, pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin juga terjadi di Dusun Susukan, Desa Pare, Kecamatan Selogiri. Di dusun itu, beberapa pohon tumbang dan melintang ke jalan. Selain itu, terdapat dua tiang listrik yang roboh akibat tertimpa pohon.

"Sebenarnya kemarin sudah mulai dievakuasi. Namun karena sempat hujan lagi akhirnya diberhentikan. Selain itu kalau di lakukan pada malam hari berisiko terhadap sukarelawan. Akhirnya Jumat pagi mulai melakukan evakuasi lagi," kata Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Dari seluruh bencana pohon tumbang tersebut, kata Bambang, kejadian terbesar dan kerugian yang ditimbulkan paling besar yakni tumbangnya pohon di Lingkungan Pokoh. Selain ukurannya cukup besar, pohon tersebut menimpa rumah warga. "Warga yang rumahnya tertimpa pohon itu termasuk kategori keluarga miskin. Maka kami dorong untuk diikutkan program rehabilitasi sosial Rumah Tidak Layak Huni [RTLH]" kata dia.

Kecamatan Sidoharjo Wonogiri Zona Merah, Persebaran Covid-19 Berpusat di Pasar

Atas kejadian itu, Bambang kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana akibat cuaca ekstrem. "Pada akhir-akhir ini, intensitas hujan cukup tinggi. Bahkan sering disertai angin kencang. Potensi bencana yang menimpa yakni pohon tumbang. Maka harus benar-benar diwaspadai," kata Bambang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom