Ilustrasi angin kencang. (Solopos-Dok)

Madiunpos.com, PONOROGO -- Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Ponorogo dua hari terakhir mengakibatkan pohon tumbang di sembilan titik di Ponorogo. Pohon tumbang juga menimpa sebelas pengendara yang sedang melintas di daerah Sampung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Ponorogo sejak Rabu (9/1/2019).

Terdata ada sembilan titik pohon tumbang yang terjadi. Sembilan titik itu di Kecamatan Ponorogo, Kecamatan Jenangan, Kecamatan Ngebel, Kecamatan Sooko, Kecamatan Sampung, dan Kecamatan Ngebel.

"Pohon yang tumbang ini sebagian berada di pinggir jalan. Sehingga saat roboh menutupi sebagian badan jalan dan membuat arus lalu lintas sempat tersendat," jelas Budi, sapaan Setyo Budiono, saat dihubungi Madiunpos.com, Jumat (11/1/2019).

Budi menyampaikan sembilan titik pohon roboh di Jalan Raya Juanda, Ponorogo, Jalan Raya Kerun Ayu-Sukorejo, Keniten Kecamatan Babadan, Desa Golan Kecamatan Sukorejo, Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan, depan SMPN 1 Sooko, depan SMKN 1 Jenangan, Jalan Raya Ngebel-Jenangan, dan Telaga Ngebel.

Lebih lanjut, di Kecamatan Sampung pohon tumbang menimpa sebelas pengendara yang saat itu sedang melewati wilayah itu. Dua pengendara sepeda motor terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Sedangkan sembilan warga lainnya tidak mengalami luka-luka.

"Di Sukorejo, pohon roboh juga menimpa satu rumah di Desa Golan dan menimpa gudang di Desa Lengkong," jelas Setyo Budiono.

Budi mengimbau kepada masyarakat Pomorogo untuk tetap waspada saat musim hujan ini.

Masyarakat yang mengendarai sepeda motor diharapkan tidak berteduh di bawah pohon karena cukup berbahaya. Apalagi, tambah dia, saat hujan disertai angin kencang sedang menerjang. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten