Tutup Iklan
Paul Pogba (Reuters-Andrew Yates)

Solopos.com, WOLVERHAMPTON - Paul Pogba mendapat banyak kritik usai gagal mencetak gol lewat tendangan penalti saat Manchester United melawan Wolverhampton Wanderers di Liga Inggris. Akibat kegagalan Pogba itu, MU harus puas dengan skor imbang.

Dalam pertandingan di Molineux Stadium, Selasa (20/8/2019) dini hari WIB, MU bermain imbang 1-1 melawan sang tuan rumah. Setan Merah unggul lebih dulu melalui Anthony Martial. Namun Wolves bisa membalas lewat sepakan Ruben Neves.

MU memiliki kesempatan emas untuk kembali unggul dan memenangkan pertandingan. Mereka mendapat hadiah penalti setelah Pogba dilanggar di kotak terlarang. Namun, gelandang asal Prancis itu gagal mengonversi peluang itu menjadi gol karena tendangannya ditepis Rui Patricio.

Majunya Pogba sebagai eksekutor cukup mengherankan. Pasalnya, pada pertandingan pertama melawan Chelsea, Marcus Rahsford lah yang menjadi penendang penalti. Pogba lantas mendapat banyak kritikan pedas. Tetapi pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, tetap membela anak asuhnya itu.

"Mereka [Pogba dan Rashford] sudah ditunjuk sebagai eksekutor penalti. Keduanya percaya diri dan eksekutor yang bagus," ujar Solskjaer seperti dikutip dari The Guardian.

"Ketika ada dua nama, dia yang paling percaya diri [yang menjadi eksekutor]. Paul sudah mencetak banyak gol sebelumnya jadi tidak masalah," imbuhnya.

"Kadang dalam pertandingan, Anda percaya diri, kadang 'aku tidak mau ambil penalti karena aku main buruk'. Aku betul-betul tidak masalah kalau ada pemain yang maju dan bilang 'ini milikku'," terang Solskjaer.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten