Kanitlaka Satlantas Polresta Solo, Iptu Adis Dani Garta, bersama Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, AKP Mashuri, mengecek mobil yang terlibat tabrak lari di Solo Paragon Mall, Sabtu (18/1/2020). (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO – Tabrak lari yang dilakukan PNS Sragen, Bekti Nugroho, akibat ketahuan mesum di parkiran mal Solo Paragon memakan korban. Bekti Nugroho yang diduga panik menabrak petugas keamanan mal serta bomm gate alias palang otomatis sebelum melarikan diri, Jumat (17/1/2020).

Warga Mijahan, Gemolong, Sragen, itu melarikan diri ke arah Jl. Dr. Moewardi. Bekti Nugroho, 40, nekat memacu kendaraannya setelah petugas parkir mal Solo Paragon mengecek mobil yang terparkir di lantai atas.

Chief Marcomm Solo Paragon Mal, Veronica Lahji, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (18/1/2020) membenarkan video viral petugas keamanan ditabrak mobil Honda Jazz berwarna silver itu berada di lingkungan Solo Paragon Mal. Ia menjelaskan semula mobil itu berada lantai parkir P1. Saat berkeliling, petugas parkir melihat mobil itu dalam kondisi menyala.

“Sesuai standar operation procedure (SOP) kami, apabila kondisi mobil masih menyala saat parkir dan sudah beberapa saat otomatis petugas parkir kami mencari tahu. Dikhawatirkan pengemudi ketiduran, sakit, atau yang lebih parah mengarah ke kriminalitas. Petugas parkir tidak bisa melihat terlalu dalam, cuma diketuk saja mobilnya tetapi pengemudi mobil langsung nge-gas ke arah bawah nabrak satpam dan boom gate,”ujarnya.

Veronica Lahji menambahkan, setelah menabrak boom gate sopir mobil sempat dikejar pengemudi ojek online. Lalu, karyawan lain segera mengevakuasi petugas keamanan, Andika, yang sempat terpental seusai ditabrak.

“Kondisinya luka ringan, sudah kami rontgen kondisinya baik-baik saja. Tiga hari ke depan kami cek lagi kondisi kesehatannya, semoga tidak apa-apa,” ujarnya.

Terkait dugaan pelaku berbuat asusila, Veronnica Lahji tidak bisa memastikan hal itu. Menurutnya, poin terpenting petugas parkir Solo Paragon Mal sudah menjalankan tugas sesuai prosedur yakni mengecek mobil yang mesinnya dalam kondisi menyala.

“Kalau penyebab pelaku sampai ketakutan hingga melarikan diri biar menjadi kewenangan polisi,” imbuhnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten