PNS Salatiga Rapid Test Corona, 2 Reaktif
Petugas kesehatan melakukan rapid test kepada ratusan orang pegawai di lingkungan Pemkot Salatiga di Jl. Sukowati, Kota Salatiga. (Semarangpos.com-Istimewa)

Solopos.com, SALATIGA — Ratusan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, Jawa Tengah menjalani rapid test virus corona setelah salah seorang dari mereka terkonfirmasi positif mengidap Covid-19. Dari rapid test Covid-19 tersebut, Jumat (15/5/2020), dua PNS Salatiga dinyatakan reaktif corona.

Kedua PNS Pemkot Salatiga yang terdeksi reaktif virus corona pemicu Covid-19 itu adalah seorang PNS laki-laki yang bekerja di Dinas Perhubungan Kota Salatiga. Satu orang lainnya adalah PNS perempuan pada Bagian Umum, Sekretariat Daerah Kota Salatiga.

“Ada dua orang dengan hasil reaktif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah, ketika dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp, Jumat sore.

Kisah Rakyat Ini Melegenda di Rawa Pening…

Reaktif dalam bahasa Indonesia lazim dimaknai sifat cenderung tanggap atau segera bereaksi terhadap sesuatu yang timbul atau muncul. Status reaktif itu menandakan bahwa kedua PNS Pemkot Salatiga yang menjalani rapid test itu bereaksi antibodi virus corona jenis baru pada tubuh mereka.

Rapid test adalah metode screening awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona. Dalam teori Biologi sederhana, orang yang pernah terinfeksi virus tertentu kemungkinan telah memiliki koleksi memori antibodi untuk melawan virus bersangkutan.

Selanjutnya kedua PNS tersebut akan menjalani swab test atau PCR untuk mendapatkan hasil yang akurat. Tes PCR bisa mendeteksi keberadaan virus secara langsung, bukan melaui ada atau tidaknya antibodi terhadap virus. Selama itu, PNS Pemkot Salatiga itu akan menjalani karantina secara mandiri.

Youtuber Billy Christian Kok Bisa Lihat Makhluk Tak Kasat Mata?

Sebelumnya, Dinas Kesehatan telah selesai melakukan rapid test kepada pegawai di kompleks perkantoran Pemkot Salatiga di Jl. Sukowati. Ada 110 pegawai yang melakukan rapid test, meliputi PNS, petugas kebersihan, dan petugas keamanan setempat.

Hingga Driver

Rapid test dilakukan setelah seorang PNS di lingkungan Setda Salatiga terkonfirmasi positif Covid-19. PNS yang juga warga Blondocelong, Kutowinangun Kidul, Kota Salatiga itu menjadi pasien positif ke-17 di Salatiga.

Rapid test ini juga dilakukan untuk driver atau PNS yang tidak sekantor tapi pernah berkontak dengan pasien positif,” imbuhnya.

Gubernur Jateng Perkenalkan Panggung Kahanan untuk Seniman Semarang

Zuraidah juga menekankan ada 20 PNS yang bekerja di ruangan yang sama dengan PNS positif Covid-19 tersebut. Terkait hal ini, dirinya sudah meminta kepada 20 PNS itu untuk melakukan isolasi mandiri sampai hasil swab test keluar.

Sementara itu, data yang dirilis Pemkot Salatiga pada Jumat siang menunjukkan ada penambahan 12 orang tanpa gejala (OTG). OTG merupakan klasifikasi untuk orang yang pernah berkontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala.

Sementara itu, total pasien positif Covid-19 di Salatiga adalah 23 orang. Sembilan di antara mereka sudah dinyatakan sembuh.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho