Tutup Iklan

PNS di Patihan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian Sragen Karena Ikut Rapat Timses Cakades

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SRAGEN — Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Sragen berinisial Sm dilaporkan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) setempat lantaran tepergok menghadiri rapat tim sukses salah satu calon kepala desa (cakades) Kepatihan, Sidoharjo, Kamis (29/8/2019) lalu.

Sm tepergok berada di tempat yang sama dengan Ketua Panitia Pilkades Patihan, Jumadi, yang juga tepergok menghadiri rapat internal tim sukses cakades Sri Lestari di salah satu warung makan di Tanon, Kamis lalu.

Jumadi saat ini sudah mengundurkan diri dari kepanitiaan Pilkades Patihan. Informasi yang diperoleh Solopos.com, Selasa (3/9/2019), keberadaan Sm di rapat internal tim sukses cakades Sri Lestari itu terdokumentasi dalam rekaman video yang kini dikantongi tim sukses cakades Tri Mulyono, lawan Sri Lestari.

Sm diketahui masuk ruangan di warung makan bersama rombongan tim pemenangan cakades Sri Lestari. Sm berada di ruangan itu bersama Jumadi, mantan ketua panitia pilkades, mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

“Kalau di dalam hanya sekadar makan malam, tidak mungkin butuh waktu tiga jam di sana. Apalagi dia berada di dalam ruang tertutup bersama tim sukses cakades Sri Lestari,” ujar anggota tim sukses cakades nomor urut 2 Tri Mulyono, Alfian Rendi Prasetyo, saat ditemui wartawan di Sidoharjo, Selasa (3/9/2019).

Alfian mengaku memiliki dokumentasi video saat Sm keluar dari ruangan di salah satu rumah makan di Gawan, Tanon, itu. Kala itu, Sm keluar bersama tim sukses cakades nomor urut 1 lainnya.

Dokumentasi video itu akan dijadikan alat bukti untuk melaporkan Sm kepada BKPP Sragen. “Sekarang kami masih menyusun laporannya. Kami berharap ini bisa menjadi pembelajaran kepada semua pihak, terutama PNS supaya bisa bersikap netral dalam pilkades,” papar Alfian.

Sementara itu, Sm membenarkan ada di warung makan dimaksud pada Kamis lalu bersama beberapa mantan pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Patihan.

Dia membantah kehadirannya di sana untuk mengikuti rapat bersama tim sukses dari cakades nomor urut 1, Sri Lestari.

“Di sana saya ikut wedangan bersama mantan anggota BPD. Saya tidak ikut rapat [tim sukses cakades]. Kalau ada orang yang tidak suka lalu membuat cerita yang tidak benar ya biarlah,” ujar SM kala dihubungi Solopos.com.

Sebagai PNS, Sm mengaku paham betul apa yang dibolehkan dan dilarang dalam pilkades. Menurutnya, PNS dilarang ikut kampanye secara aktif. Bila sekadar hadir dalam forum, kata dia, hal itu masih dibolehkan.

“Kalau saya ikut aktif berkampanye artinya memegang pengeras suara lalu mengajak warga untuk mendukung cakades tertentu itu baru pelanggaran. Di sana saya juga tidak pegang atribut salah satu cakades. Jadi, kalau hanya kebetulan lewat dan melihat, itu tidak masalah,” papar PNS di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pemkab Karanganyar akan Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru

Pemkab Karanganyar akan galang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. Penggelangan dana dimulai dari kalangan ASN Pemkab.

Pakai Kalung Bandul Rajamala, Wali Kota Solo Gibran Tuai Pujian

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menuai pujian dari kalangan pencinta sejarah gara-gara tampil dengan mengenakan kalung berbandul replika Rajamala.

Polsek Miri Sragen akan Siagakan Lagi Posko Penanganan Covid-19

Polsek Miri memperkirakan banyak warga Miri yang nekat mudik pada akhir tahun ini berkaca pada pengalaman Idulfitri lalu.

Keren! Kompleks Balai Kota Jogja Dilengkapi Parkir Vertikal

Pembangunan parkir vertikal itu menyesuaikan kondisi, karena tempat parkir yang minim di area Balai Kota Jogja.

Terungkap! Dosen Unsri Peluk dan Minta Oral Seks pada Mahasiswinya

Subdit PPA Polda Sumatera Selatan mengungkapkan salah satu dosen Unsri memegang tangan, membuka baju korban, mencium, memeluk, dan meminta korban melakukan oral seks.

Ada Katrol Unik di Sumur Masjid Dekat Prasasti Upit

Katrol unik masih terpasang di Masjid Sorowaden, Kahuman, Ngawen, Klaten yang juga menjadi daerah Prasasti Upit.

Sragen PPKM Level 3, Pemeriksaan Vaksinasi dan Swab Test Digencarkan

Pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan langsung dibawa ke tempat isolasi terpadu di Tehcnopark atau Kragilan Sragen.

Tiga Personel BTS Kembali ke Korea, Sisanya Masih di AS

Tiga personel BTS ini tiba di tengah kilatan kamera penggemar dan jurnalis di Bandara Internasional Incheon sekitar pukul 05.00 waktu Korea Selatan

Diresmikan Awal 2022, Wali Kota Solo Tinjau Bangunan Pasar Legi

Kapasitas bangunan Pasar Legi sekitar 316 kios dan 2.110 los dilengkapi sistem keamanan kebakaran modern

Akun Youtube Sule Berubah Nama dan Tayangkan Konten Bitcoin

Akun Youtube komedian Sule berubah nama dan siarkan secara langsung konten bitcoin.

3.065 Guru Honorer di Sragen Berebut 807 Formasi PPPK

Pada seleksi PPPK tahap I di Sragen hanya terisi 782 lowongan, sehingga digelar seleksi tahap II untuk mengisi 807 lowongan yang tersisa.

Kabar Gembira, Babak 8 Besar Liga 2 Diuji Coba Pakai Penonton

Ia menambahkan penonton yang hadir di stadion merupakan tamu undangan sehingga memperhatikan jumlah kuota stadion.

Siap-Siap! 4,8 Juta Pelaku Perjalanan Masuk Jateng saat Libur Nataru

Dinas Perhubungan atau Dishub Jateng memprediksi ada sekitar 4,8 juta pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah Jateng saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

Solo Hari Ini: 6 Desember 2014, Berpulangnya Sang Pengusaha Sukses

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 6 Desember 2014, seorang pengusaha sukses asal Solo berpulang. Dia adalah Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) Food, Priyo Hadi Sutanto, yang mengembuskan napas pada usia 64 tahun.

Perbakin Solo Buka Pendaftaran Calon Ketua, Ini Syaratnya Lur

Bakal calon ketua merupakan anggota perorangan Perbakin yang dibuktikan dengan KTA Perbakin yang masih berlaku.