PMR Ditebar demi Ajak Tangkal Covid-19 di Sukoharjo

Anggota PMR dari PMI Sukoharjo mengedukasi masyarakat ihwal protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19.

SOLOPOS.COM - Anggota Palang Merah Remaja (PMR) Sukoharjo memberikan materi protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru pencegahan Covid-19 di Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, Jawa tengah, Senin (30/11/2020). (Solopos.com-Istimewa-Ismoyo Sidiq)

Solopos.com, SUKOHAJO — Anggota Palang Merah Remaja Sukoharjo mengedukasi masyarakat ihwal protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19 dengan pendekatan humanis. Edukasi oleh aktivis PMR itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan persebaran virus corona di lingkungan keluarga.

Anggota PMR Sukoharjo masuk dalam tim Palang Merah Indonesia Sukoharjo yang menjadi garda terdepan penanganan pandemi Covid-19 Sukoharjo. Selama ini, sukarelawan PMI Sukoharjo memasifkan penyemprotan disinfektan, pembagian masker kepada masyarakat.

Sementara itu, anggota PMR Sukoharjo bertugas mengedukasi masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan dengan pendekatan humanis kepada masyarakat. Anggota PMR Sukoharjo menyebarkan leaflet, brosur yang berisi beragam informasi penerapan protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Ini Nasihat Exalos Antisipasi Ular Masuk Rumah saat Penghujan

Leaflet dan brosur dibagikan kepada masyarakat agar mereka memahami pentingnya mengubah perilaku dan adaptasi kebiasaan baru seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air,” kata Kepala Markas PMI Sukoharjo, Ismoyo Sidiq, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Selasa (1/12/2020).

Para anggota PMR Sukoharjo juga berkeliling ke rumah penduduk untuk menyampaikan informasi pencegahan persebaran pandemi Covid-19 di Sukoharjo. Mereka menganjurkan agar masyarakat menjalankan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

Temui Setiap Keluarga

Mereka wajib memakai masker untuk meminimalisasi penularan Covid-19. Mereka bertemu langsung dengan setiap keluarga di setiap desa/kelurahan.  “Justru edukasi secara humanis yang dititikberatkan saat bertemu dengan masyarakat. Para anggota PMR Sukoharjo merupakan pelajar sehingga bisa lebih luwes dalam menyampaikan informasi adaptasi kebiasaan baru,” ujar dia.

Bukan hanya itu, para anggota PMR Sukoharjo juga melakukan hal serupa di kalangan anak muda. Mereka mendengungkan pesan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Setelah beraktivitas di luar rumah dan pulang ke rumah harus terlebih dahulu mandi dan berganti pakaian sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga.

Katanya Sangat Boros, Sadari Jika Anda Termasuk 6 Zodiak Ini!

Ismoyo menyebut Anggota karang taruna juga dilibatkan dalam pencegahan persebaran pandemi Covid-19. Mereka melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah penduduk dan jalan perkampungan di wilayahnya masing-masing.

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di tempat ibadah seperti masjid, musala dan gereja, gedung sekolah dan kantor pemerintahan. “Beragam upaya pencegahan pandemi Covid-19 dilakukan untuk menghambat laju kasus Covid-19 di Kabupaten Jamu. Masyarakat yang bisa mencegah transmisi penularan Covid-19,” papar dia.

Di sisi lain, seorang anggota PMR Sukoharjo, Dila, mengatakan edukasi terhadap masyarakat dilakukan secara rutin. Para anggota PMR Sukoharjo menyasar fasilitas publik seperti pasar tradisional, lapangan dan terminal saat mengedukasi protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru guna mencegah persebaran pandemi Covid-19.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Anggota DPRD Klaten Ini Blusukan Sembari Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Solopos.com, KLATEN -- Upaya meningkatkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak, tak terkecuali para anggota...

Anggap PPKM Efektif Tekan Covid-19, Sragen Dukung Perpanjangan

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten Sragen mendukung perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat. Pasalnya, Pemkab Sragen menganggap PPKM efektif menekan...

Tempat Hiburan Sukoharjo Tutup Total Sampai 31 Januari 2021

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemkab Sukoharjo mewajibkan seluruh tempat hiburan umum tutup hingga 31 Januari 2021. Tempat hiburan ini meliputi...

Jangan Lengah! Vaksinasi Covid-19 Tak Lantas Bikin Orang Jadi Kebal

Solopos.com, KLATEN -- Pemberian vaksin atau vaksinasi Covid-19 di tengah pandemi dinilai sangat penting dilakukan. Namun meski ditujukan menekan...

Halau Covid-19, Tak Sembarang Tamu Bisa Masuk Kejari Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Kejaksaan Negeri atau Kejari Sragen menerapkan tatanan baru dalam rangka mencegah penularan Covid-19. Sejumlah tempat cuci...

Patuhi Protokol Kesehatan Lur, Bed Isolasi Covid-19 di 3 RS Wonogiri Penuh!

Solopos.com, WONOGIRI — Tempat tidur di ruang isolasi pasien Covid-19 di tiga rumah sakit (RS) rujukan di Wonogiri nyaris...

Pabrik di Wonogiri Boleh Beroperasi Selama PPKM, Asal...

Solopos.com,WONOGIRI -- Pabrik di Wonogiri tidak mengurangi jam operasional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun protokol kesehatan harus...

Satpol PP Karanganyar Minta Jogo Tonggo Ikut Awasi Pedagang

Solopos.com,  KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar mengajak Satgas Jogo Tonggo untuk berkolaborasi mengawasi warung dan angkringan saat malam hari...

Warga Isolasi Mandiri Karena Covid-19 di Jetis Karanganyar Dapat Rp20.000 Per Hari

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Karanganyar, memiliki strategi khusus merawat warga yang menjalani isolasi mandiri karena...

Deteksi Dini Penularan Covid-19 di Sukoharjo Makin Agresif

Solopos.com, SUKOHARJO – Upaya deteksi dini penularan Covid-19 di Sukoharjo kian agresif dengan melakukan uji swab dan rapid test....