PMI Pekalongan Ajak Penyintas Covid Jadi Donor Plasma Konvalesen

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan terus mengajak masyarakat penyintas Covid-19 untuk melakukan donor darah konvalesen.

 Stok kantong darah (pekalongankota.go.id)

SOLOPOS.COM - Stok kantong darah (pekalongankota.go.id)

Solopos.com, PEKALONGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan terus mengajak masyarakat penyintas Covid-19 untuk melakukan donor darah konvalesen, meski saat ini PMI Kota Pekalongan belum memiliki alat pendingin plasma konvalesen.

Melalui portal pekalongankota.go.id, Selasa (27/7/2021), Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pekalongan, dr. Ani Sri Rahayu mengatakan, jumlah pendonor plasma konvalesen di Kota Pekalongan masih rendah, sedangkan permintaan plasma konvaselen pun meningkat seiring peningkatan kasus Covid-19.

“Untuk penyintas Covid-19 di Kota Pekalongan yang sudah melakukan donor plasma konvalesen memang belum begitu banyak. Misalkan, dari penyintas 100 orang yang bersedia tidak sampai 10 persennya. Kami mengajak para penyintas Covid-19 yang sudah sehat dan memenuhi syarat bisa saling membantu sesama menaikkan angka kesembuhan pasien Covid-19,” terangnya.

Baca Juga : Soto Tauto Pekalongan, Wujud Akulturasi Budaya Lokal dan Tiongkok

Ani mengatakan, untuk meningkatkan jumlah pendonor plasma, PMI berkoodinasi dengan rumah sakit dan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan untuk memperoleh data pasien penyintas Covid-19 yang telah sembuh. Kemudian, PMI menghubungi penyintas Covid yang sembuh dan menjadi perantara untuk menghubungkan pendonor plasma konvalesen dengan pasien yang membutuhkan. Data ini terus diupdate setiap 2-3 bulan sekali.

Bagi penyintas Covid-19 di Kota Pekalongan yang ingin mendonorkan plasma konvalesennya bisa datang langsung ke UDD PMI Kota Pekalongan, atau konsultasi terlebih dahulu dengan menghubungi via WhatsApp di nomor 085875463098 (Mas Aji).

Ia menjelaskan, terdapat dua cara pengambilan, yakni dengan alat Aphresis Plasma dan dengan kantong leukodepletet. Ada dua cara pengambilan yakni dengan alat Apheresis Plasma dan dengan cara konvensional (kantong leukodepletet) yang sudah difilter. UDD PMI Kota Pekalongan biasanya menyalurkan pendonor plasma ke UDD PMI Banyumas dengan metode Apheresis.

Baca Juga : Pemkot Pekalongan Buka 527 Formasi CPNS dan PPPK

“Keuntungannya dalam satu alat itu bisa menghasilkan dua sampai tiga kantong plasma yang kemudian bisa diambil lagi plasmanya dengan jarak dua minggu apabila titer antibodi penyintas tersebut memenuhi syarat,” papar Ani.

Dirinya menambahkan, selain sudah sehat, untuk menjadi pendonor plasma konvalesen memiliki beberapa syarat. “Syaratnya merupakan penyintas Covid-19 yang sembuh kurang dari dua bulan, dihitung dari 14 hari tanpa gejala. Karena biasanya setelah dua bulan pasca Covid-19, titer antibodinya sudah mulai turun sehingga tidak bisa memenuhi syarat.

Syarat-syarat lain seperti syarat donor darah biasa, diantaranya usia 18-60 tahun. Apabila penyintas tersebut baru pertama kali donor, maksimal umur 55 tahun dan disarankan laki-laki, dan tentunya tidak memiliki kormobid (penyakit penyerta lain). Jika pendonor plasma (seorang) wanita, maka akan diperiksa HLA atau sejenis antigen pada wanita,” jelasnya.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Gelar JDC 2021, AMSI Jateng Ingin Tahu Arah Dunia Digital ke Depan

JDC 2021 merupakan salah satu sumbangsih AMSI Jawa Tengah untuk bicara terkait seperti apa arah industri digital ke depan.

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Achmad Husein adalah Bupati Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Adipati Purbowinoto dari Kesunanan Surakarta.

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Presiden Jokowi Ingatkan Warga Taat Prokes

Presiden Jokowi mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

Idza Priyanti, Mantan Dirut Perusahaan Transportasi Tegal yang Kini Jadi Bupati Brebes

Idza merupakan wanita kelahiran Tegal, 9 Januari 1971. Dirinya merupakan Bupati petahana yang memimpin salah satu kabupaten di kawasan pantai utara (pantura) Jawa Tengah sejak 2012.

Ini Daftar Objek Wisata di Jateng yang Wajib Tunjukkan Aplikasi PeduliLindungi

Sudah ada 4 destinasi wisata di Jateng yang mewajibkan wisatawan yang berkunjung menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Bandel Buang Limbah di Bengawan Solo, 31 Perusahaan Kena Sanksi

Sanksi administrasi karena terbukti masih membuang limbah yang tidak memenuhi baku mutu di aliran Sungai Bengawan Solo.

Sakti! Bakul Gorengan di Magelang Ini Balik Masakannya Dengan Tangan

Seirabg penjual gorengan di Magelang mendadak viral setelah aksinya membalik masakannya dengan tangan kosong.

Baznas Banjarnegara Kembali Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Rp773 Juta

Pada penyaluran dana kali ini untuk bantuan fakir miskin, menyasar 58 desa yang masuk kategori tertinggal. Per desa dipilih 10 orang sehingga total 580 orang.