Kepala Markas PMI Jateng, Mu'rifah, berfoto bersama peserta Pelatihan Infografis Bencana saat penutupan di Markas PMI Jateng, Kota Semarang, Kamis (14/11/2019). (PMI Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah (Jateng) menggelar Pelatihan Infografis Bencana kepada staf PMI yang tersebar di 35 kabupaten/kota di provinsi tersebut. Pelatihan digelar di Markas PMI Jateng, Kota Semarang, Kamis (14/11/2019).

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada staf PMI dalam menggali informasi kejadian dan penanganan bencana, serta menyajikannya data kepada masyarakat dengan menggunakan infografik.

Infografik itu bisa tersebar dan diperoleh masyarakat secara cepat melalui media sosial, seperti Twitter, Instagram, maupun Facebook.

“Media sosial memiliki peran besar dalam penyebaran informasi. PMI dapat memanfaatkannya untuk publikasi informasi kepada masyarakat secara sederhana dan lengkap dengan infografik agar mudah dipahami dalam waktu singkat,” ujar Mu’rifah.

Sesuai UU Kepalangmerahan, PMI berperan membantu masyarakat yang tertimpa bencana dan bersama pemerintah melaksanakan kegiatan kemanusiaan.

Baca juga: Gubernur Jateng Beri Penghargaan 1.136 Donor Darah

“Di Jateng, setiap ada kejadian bencana, dapat dipastikan PMI terlibat aktif memberikan bantuan baik personel, material maupun sarana lainnya, bersama dinas dan lembaga lain. Infografik juga bisa menjadi sarana pertanggungjawaban kepada pihak lain yang mendonasikan bantuan melalui PMI,” terang Mu’rifah.

Sementara itu, pakar infografik dari Jakarta, Indra Yogasara, mengatakan di era 4.0 seperti sekarang, informasi yang disajikan harus mudah dipahami dalam waktu singkat.

“Infografik itu berisi data dan visualisasi, sehingga harus diperhatikan akurasi dan validitas datanya. PMI di Jateng harus mengembangkan terus, agar pelayanan PMI dapat diketahui masyarakat,” kata Indra saat memberikan presentasi.

Baca juga: PMI Jateng Gelar Pelatihan WASH Di Semarang, Ini Tujuannya…

Terpisah, seorang peserta pelatihan dari PMI Kabupaten Pekalongan, M. Rofik Maulana, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami semakin mengerti pentingnya penyajian data secara sederhana, namun lengkap informasi melalui infografik. Era digital saat ini, infografik sangat sesuai kebutuhan publik yang menginginkan sekali melihat informasi sudah lengkap datanya,” ujar Rofik.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten