PMI Jateng Gelar Musker di Bandungan
Pengurus PMI kabupaten/kota di Jateng menerima penghargaan kenaikan perolehan hasil Bulan Dana 2019 saat Musyawarah Kerja PMI Jateng 2020 di Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (22/1/2020). (Semarangpos.com-Istimewa)

Solopos.com, UNGARAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah (Jateng) menggelar Musyawarah Kerja (Musker) 2020 di Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (22/1/2020).

Sederet agenda muncul dalam kegiatan yang diikuti ketua dan sekretaris PMI se-Jateng itu. Salah satunya yakni agenda evaluasi kegiatan PMI tahun 2019 dan rencana kegiatan di tahun 2020.

Ketua PMI Jateng, Imam Triyanto, mengatakan selama ini PMI telah merespons dengan baik dan aktif dalam melayani masyarakat saat terdampak bencana di Jateng maupun di luar Jateng.

"PMI kabupaten-kota di Jawa Tengah memiliki solidaritas yang sangat tinggi, apabila satu merasa sakit yang lain juga merasakan. Sehingga, beberapa waktu lalu ada bencana banjir, kita dapat saling membantu dalam bentuk materiel maupun personel termasuk banjir di Jabodetabek,” ujar Imam saat membuka Ml, termasuk banjir di Jabodetabek," ujar Imam saat membuka Musker PMI Jateng 2020.

Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jateng, Sarwa Pramana, mengungkapkan kiprah PMI di Jateng dalam penanggulangan bencana selalu mendapat perhatian dan apresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

“Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bahkan memberikan apresiasi positif untuk PMI se-Jateng dalam merespons beberapa bencana dengan cepat. Kepercayaan ini harus selalu dijaga dan ditingkatkan kualitasnya di semua bidang pelayanan,” ujar mantan Kalakhar BPBD Jateng itu.

Sarwa juga meminta peran anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) ditingkatkan. Sibat merupakan anggota masyarakat yang dilatih PMI tentang kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana. Sibat tersebar di beberapa desa dan kelurahan di berbagai daerah di Jateng.

Sarwa juga meminta peran anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) ditingkatkan. Sibat merupakan anggota masyarakat yang dilatih PMI tentang kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana. Sibat tersebar di beberapa desa dan kelurahan di berbagai daerah di Jateng.

"Ada 14 PMI yang perolehan bulan dananya naik lebih dari 20% yaitu Kudus, Kendal, Karanganyar, Demak, Sukoharjo, Sragen, Pati, Banyumas, Temanggung, Kota Magelang, Wonogiri, Banjarnegara, Blora dan Brebes," kata Edy.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho