PLN Pastikan Pasokan Listrik Solo Aman, Pemadaman Hanya Saat Pemeliharaan

PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik wilayah Soloraya aman di tengah gonjang-ganjing pemadaman. Kalau pun ada pemadaman, sifatnya hanya pemeliharaan yang sudah terjadwal di lokasi-lokasi tertentu.

PLN Pastikan Pasokan Listrik Solo Aman, Pemadaman Hanya Saat Pemeliharaan

SOLOPOS.COM - Logo PLN (Pictagram)

Solopos.com, SOLO — PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik wilayah Soloraya aman di tengah gonjang-ganjing pemadaman. Kalau pun ada pemadaman, sifatnya hanya pemeliharaan yang sudah terjadwal di lokasi-lokasi tertentu.

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Solo, Mundhakir, mengatakan ketersediaan pasokan listrik saat ini sekitar 830 mega Watt (MW). Pasokan itu, masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan.

“Beban puncak di wilayah Solo ini untuk tadi malam sekitar 399 MW, sedangkan di Sukoharjo 186 MW. Jadi ketersediaan pasokan masih sangat cukup,” kata dia kepada wartawan di kantornya, Jumat (9/8/2019).

Meski demikian, PLN berupaya untuk terus memantau dan proaktif berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan ketercukupan kebutuhan listrik di wilayah Solo dan sekitarnya, termasuk ke pemerintah daerah dan kalangan pelaku usaha.

Sedangkan mengenai potensi listrik padam, dia mengatakan wilayah Jawa Tengah termasuk Solo tidak terdampak secara langsung dengan peristiwa yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) di wilayah Jawa bagian barat.

Namun dalam rangka pemeliharaan, pemadaman kemungkinan terjadi ketika pemeliharaan tidak bisa dilakukan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

“Jika tidak bisa dilakukan tim PDKB akan dilakukan pemadaman namun lingkupnya kecil, hanya di sekitar lokasi pemeliharaan dan biasanya tidak lama. Sedangkan pemeliharaan itu memang sudah terjadwal,” kata dia.

Seperti diketahui beberapa hari lalu sempat beredar kabar akan adanya pemadaman listrik serempak pada 7 Agustus 2019. Namun hal itu dibantah oleh Aji Rahmat Prabowo selaku Asman Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jateng DIY.

Dia memastikan sistem kelistrikan di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kondisi normal. “Kabar itu tidak benar,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa (6/8/2019).

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.

Lima Makanan dan Minuman Ini Mampu Atasi Dehidrasi

Jangan abaikan rasa haus apalagi di musim kemarau, karena itu salah satu sinyal bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi.

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.

Ada Buruh Kena PHK Belum Dapat Pesangon, FKSPN Karanganyar Mengadu ke DPRD 

FKSPN Karanganyar mengadu ke DPRD tentang masalah buruh berupa pesangon setelah kena PHK dan tali asih buruh meninggal yang belum dibayarkan.

Kelabui Petugas, Seorang Napi Lapas Madiun Kabur

Seorang narapidana atau napi Lapas Klas I Madiun bernama Peprianto kabur dari penjara dengan cara pura-pura ke kamar kecil untuk kencing.