Ilustrasi listrik. (Bisnis-Felix Jody Kinarwan)

Solopos.com, SURABAYA -- Kinerja penjualan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur hingga Mei 2019 mencapai Rp16,2 triliun atau tumbuh 3,86% (yoy).

General Manager PLN UID Jatim, Bob Saril, mengatakan penjualan sebesar Rp16,2 triliun tersebut setara dengan penyaluran listrik sebesar 15,1 juta MWh.

"Peningkatan penjualan ini banyak ditopang oleh sektor industri secara nilai, sedangkan secara jumlah pelanggan memang lebih banyak pelanggan rumah tangga," katanya dalam rilis yang diterima Bisnis/JIBI, Senin (24/6/2019).

Selain itu, kata Bob Saril, kinerja penjualan PLN Jatim hingga Mei ini juga dikontribusi oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Selatan yang tumbuh 2,76% atau terealiasi 46.298 MWh.

Untuk mengejar target penjualan listrik tahun ini, tambah dia, PLN UID Jatim menyiapkan berbagai terobosan dan program menarik, misalnya seperti New Super Power yang memberikan berbagai program kemudahan layanan listrik.

Selain itu juga ada program Sparkling Jawa Timur yakni program angsuran untuk permohonan Pasang Baru untuk Rumah Tangga daya 450 sd 1.300 VA.

"Kami juga mengoptimalkan mengoptimalkan peran RAM (Retail Account Marketing) dan KAM (Key Account Marketing) untuk mengenalkan produk PLN langsung kepada pelanggan, penggiatan kegiatan pemasaran saat Car Free Day di berbagai daerah Jatim termasuk melalui media dan sosial media," imbuhnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten