Ilustrasi layanan pegawai PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). (JIBI/Solopos/Dok.)

PT PLN Jateng-DIY menjamin kinerja personelnya bakal didukung kesiapan alat pemeliharaan yang andal selama Ramadan 2017.

Solopos.com, SEMARANG — Kendati hampir setiap hari masih mengumumkan penghentian layanan bergilir untuk sebagian wilayah dengan alasan pemeliharaan jaringan, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY mengekspose keandalan alat pemeliharaan jaringan listrik untuk digunakan selama bulan Ramadan 2017.

"Keandalan pasokan tenaga listrik ini meliputi pemeriksaan kondisi peralatan, keandalan peralatan supervisory control data and acquisition (scada) untuk pemeliharaan jaringan 20 kV," kata Asisten Manajer Scada dan Telekomunikasi PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY Angga Rajasa di Semarang, Jumat (26/5/2017).

Ia mengatakan sistem scada atau remot listrik jarak jauh saat ini telah terpasang di jaringan distribusi tenaga listrik sehingga penormalan pascagangguan bisa dilakukan lebih cepat dengan meminimalisasi pekerjaan manual. "Sebelum adanya keypoint, penormalan harus dilakukan secara manual ke lokasi gangguan, namun setelah adanya keypoint untuk penormalan bisa dilakukan di ruang kontrol," katanya.

Ia mengatakan sampai dengan akhir bulan April 2017 tercatat 2.243 unit keypoint yang tersebar di seluruh Jawa Tengah dan DIY. Selain memastikan keandalan alat pemeliharaan jaringan listrik, PT PLN juga berupaya memastikan sisi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), salah satu upayanya adalah melakukan simulasi penanggulangan kebakaran.

Terkait hal itu, Manajer Area Pengatur Distribusi Jawa Tengah dan DIY Arsyadany Ghana Akmalaputri mengatakan bulan Ramadan bukanlah penghambat untuk melakukan kegiatan di lapangan. Ia memastikan para personel akan tetap fokus bekerja dan mengutamakan K3.

"Kami komitmen terhadap keselamatan kerja teman-teman di lapangan, untuk itu kami terus imbau teman-teman fokus bekerja dan tetap mengupayakan keselamatan kerja meskipun kondisi sedang berpuasa. Kami juga mohon kepada teman-teman untuk dapat 'aware' terhadap bahaya kebakaran yang dapat terjadi setiap waktu," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten