Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara di KPU Sragen Molor 4 Hari, Jadi 3-5 Mei
Aktivitas di KPU Sragen. (Dok)

Solopos.com, SRAGEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen menetapkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2019 di tingkat kabupaten pada Jumat-Minggu (3-5/5/2019) mendatang, molor empat hari dari jadwal awal.

Rencana awal pleno dilaksanakan pada Senin-Selasa (29-30/4/2019). Mundurnya pleno tersebut disebabkan rapat koordinasi (rakor) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Minggu-Senin (28-29/4/2019) dan tahapan palaporan akhir dana kampanye Selasa(30/4) hingga Kamis (2/5/2019).

Demikian disampaikan Ketua KPU Sragen Minarso saat dihubungi Solopos.com, Minggu (28/4/2019). Keputusan itu didasarkan pada pertimbangan adanya rakor Bawaslu di Provinsi Jawa Tengah selama dua hari dan adanya pelaporan akhir dana kampanye dari partai politik ke KPU hingga Kamis.

“Plenonya tidak seperti kecamatan. Cukup satu panel. Komisioner KPU membacakan rekapitulasi penghitungan suara per kecamatan, kemudian PPK [panitia pemilihan kecamatan], saksi partai, atau saksi pasangan calon, dan Bawaslu menyimak,” kata dia.

Sebelumnya, komisioner KPU Sragen Prihantoro P.N. menambahkan semula pleno di tingkat kecamatan sudah selesai dan logistik sudah diserahkan ke KPU semua. Pleno KPU akan menempati Gedung IPHI Krapyak, Sragen Wetan.

Dia menjelaskan skema tiga hari sudah dihitung, yakni hari pertama enam kecamatan, hari kedua delapan kecamatan, dan hari ketiga enam kecamatan. Skema 6-8-6 tersebut juga dibenarkan Komisioner Divisi Teknis KPU Sragen Muhsin.

“Simulasi sudah pernah dilakukan dengan sampel kecamatan Gesi. Untuk membacakan rekap satu kecamatan membutuhkan waktu satu jam dalam kondisi normal tanpa ada koreksi. Kalau ada koreksi dirata-rata membutuhkan waktu 30 menit per kecamatan. Jadi kalau delapan kecamatan nanti membutuhkan waktu sampai 12 jam,” ujar dia. KPU akan mengundang forkompimda dalam acara pembukaan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom