Tutup Iklan

PKS Jateng Lombakan Pembacaan Kitab Kuning

PKS Jateng Lombakan Pembacaan Kitab Kuning

SOLOPOS.COM - Lomba membaca kitab kuning yang diselenggarakan DPW PKS Jateng. (JIBI/Solopos/Antara-Humas DPW PKS Jateng)

PKS Jateng menggelar lomba pembacaan kitab kuning.

Solopos.com, SEMARANG — Dewan Pengurus Wilayah (DPS) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bersama Fraksi PKS DPRD Jateng menggelar lomba membaca kitab kuning yang diikuti 120 peserta dari berbagai pondok pesantren di daerah.

"Lomba baca kitab kuning ini sebagai bentuk apresiasi terhadap peran besar pondok pesantren dalam pendidikan agama dan syiar agama," kata Ketua Bidang Pembinaan Umat DPW PKS Jateng Jamaluddin di Semarang, Minggu (15/10/2017).

Ia menjelaskan bahwa kitab kuning yang menjadi materi lomba dengan tema "Melestarikan Dakwah Wali Songo" adalah Kitab Fathul Muin karangan Syaikh Zainudin Al-Malibari.

Ia berharap kegiatan lomba baca kitab kuning ini dapat mendorong minat masyarakat untuk belajar di pondok pesantren dan institusi pendidikan agama yang terbukti mampu menjadi tempat penanaman akhlak serta moral generasi muda, sekaligus sebagai pembentukan karakter yang unggul.

"Selain itu, bagaimana kitab kuning ini terwarisi para pemuda, semangat para wali dalam berdakwah dan menyebarkan Islam ada yang melanjutkan," ujar pria yang juga menjadi pengasuh Pondok Ihsanul Fikri Mungkid di Kabupaten Magelang ini.

Ketua Umum DPW PKS Jateng KH Kamal Fauzi meminta pemerintah lebih memperhatikan pondok pesantren dan juga upaya peningkatan pendidikan agama di berbagai institusi pendidikan.

Menurut dia, saat ini sudah menggejala kehidupan masyarakat yang semakin sekuler, semakin materialis, juga semakin individualis.

"Solusi kondisi tersebut adalah dengan menjadi masyarakat yang agamis. Agamis adalah identitas bangsa Indonesia sebagaimana amanah sila pertama Pancasila," katanya.

Rencananya, juara pertama lomba baca kitab kuning ini akan diikutsertakan pada babak final tingkat pusat di Jakarta pada Sabtu (21/10/2017) dan pemenang lomba akan mendapatkan hadiah umroh serta uang pembinaan puluhan juta rupiah.

Adapun, yang menjadi juri dalam lomba baca kitab kuning edisi kedua ini adalah K.H. Bimo Pondok Hadil Iman Solo, K.H. Chakim Pondok Sabilul Khoirot, K.H. Ahmad Kasban dari Pondok Ihsanul Fikri Magelang, K.H. Muhtadi Kadi dari Pondok Nurul Ulum Demak dan K.H. Kamal Fauzi dari Pondok Pesantren Maahid Kudus.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.

Catat! Ini Perbedaan Varian Delta dan Delta Plus

Apa sajakah perbedaan virus corona varian Delta dan Delta Plus?

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.

Klaster Kantor OPD Meluas, 20 Pegawai Disdikbud Wonogiri Positif Covid-19

Pegawai kantor yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri karena gejala yang dialami ringan bahkan sebagian besar OTG.

Prediksi Inggris Vs Jerman: Awas, Tim Panser Ahlinya Fase Gugur

Tim Panser bisa mengila di fase gugur apabila mampu membenahi kelemahan-kelemahan selama babak penyisihan.

Seluruh Desa di Ngawen Klaten Zona Merah Covid-19, Ini Langkah Satgas

Seluruh desa di kecamatan Ngawen, Klaten, tercatat sebagai zona merah Covid-19 terhitung sejak, Kamis (24/6/2021). Satgas Covid-19 setempat pun mengambil langkah terkait hal tersebut.