PJU Kembali Dinyalakan, Alun-Alun Wonogiri Terang Benderang

Dishub memadamkan PJU di ruas jalan raya tertentu sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, awal Juli 2021.

 Kawasan Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri terang pada Senin (27/9/2021) malam. PJU dan lampu sekitar alun-alun dinyalakan sejak beberapa hari terakhir. (Solopos.com/Rudi Hartono)

SOLOPOS.COM - Kawasan Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri terang pada Senin (27/9/2021) malam. PJU dan lampu sekitar alun-alun dinyalakan sejak beberapa hari terakhir. (Solopos.com/Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI—Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri mulai menyalakan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan saat malam hari secara bertahap sejak dua pekan terakhir. Semua PJU dipastikan sudah menyala pada Selasa (28/9/2021) malam.

Pantauan Solopos.com beberapa malam terkahir, PJU yang sudah dinyalakan termasuk di sekitar Alun-Alun Giri Krida Bakti. Lampu di sekeliling alun-alun juga sudah menyala.

Sejumlah warga berada di sekitar alun-alun. Saat alun-alun gelap tidak ada warga yang berada di lokasi tersebut.

Baca Juga: PTM Terbatas di 824 SD dan SMP di Klaten Bakal Disidak secara Rutin

Sebagian PJU di jalan raya kawasan kota Wonogiri ruas pertigaan Klampisan hingga perempatan Ponten sudah menyala. Sebagian lainnya masih padam.

Sebagai informasi, Dishub memadamkan PJU di ruas jalan raya tertentu sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, awal Juli 2021. Tujuannya untuk menekan mobilisasi warga di luar rumah guna mencegah penularan Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Teknis Sarana dan Prasarana (ATSP) Dishub Wonogiri, Bambang Sutrasno, kepada Solopos.com, Selasa, menyampaikan PJU di 16 ruas jalan yang sebelumnya dipadamkan mulai dinyalakan secara bertahap sejak pekan lalu.

Baca Juga: Dukung Swasembada Daging, Kesehatan Reproduksi Sapi Boyolali Dipantau

 

Kecelakaan Lalu Lintas

Hanya, dia tidak hafal jumlah PJU di 16 ruas jalan yang dipadamkan tersebut. Dia menyebut jumlahnya puluhan unit. Persentase PJU yang sudah dinyalakan mencapai 70 persen. PJU yang masih padam akan dinyalakan semua pada Selasa malam.

“Dulu kami memadamkan PJU berdasar permohonan Polres Wonogiri. Pemadaman untuk meminimalisasi mobilisasi warga saat malam hari selama PPKM. Pemadaman tidak terbatas waktu. Becermin pada kondisi sekarang, Kabupaten Wonogiri sudah berada di wilayah PPKM level 3 dan semakin membaik. Bupati [Joko Sutopo] memerintahkan kami untuk menyalakan PJU secara bertahap,” ucap Bambang saat dihubungi.

Dia melanjutkan selama pemadaman PJU, Dishub tidak pernah menerima laporan atau informasi kecelakaan lalu lintas atau tindak kriminalitas di sekitar PJU yang dipadamkan.

Baca Juga: RAPBD Kabupaten Boyolali 2022 Rp2,27 Triliun

Sebelumnya, sejumlah warga mengkritik pemadaman PJU. Pemadaman dinilai tak efektif menekan mobilisasi warga. Jalan raya tetap ramai kendaraan saat malam selama PPKM berlangsung.

Alih-alih menekan mobilisasi warga pemadaman dinilai justru dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Sukoharjo-Wonogiri ruas pertigaan Lingkungan Brumbung, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri, Selasa (3/8/2021) petang.

Dua pengendara meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan. Salah satu kritik disampaikan warga sekitar lokasi kecelakaan, Muhlisin, 34. Dia menginformasikan kecelakaan itu terjadi di jalan yang gelap karena PJU dipadamkan. Sebelumnya jalan di lokasi tersebut terang karena PJU selalu menyala.

 

Lokasi PJU yang Dipadamkan

Jalan raya kawasan ibu kota Wonogiri, meliputi

Jl. Jenderal Sudirman

Jl. Ahmad Yani

Jl. R.M. Said

Jl. Pemuda

Jl. Wahidin

Jl. Diponegoro

Jl. Murtipranoto

Jl. Ir. Soekarno

Jl. Kabupaten (kawasan Alun-Alun Giri Krida Bakti)

Jalan raya Ngadirojo

Jalan raya Sidoharjo

Jalan raya Jatisrono

Jalan raya Slogohimo

Jalan raya Purwantoro

Jalan raya Baturetno

Jalan raya Purwantoro


Berita Terkait

Berita Terkini

Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Acara deklarasi dipimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Partai Gerindra se Jateng.

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.

Go Global, Kuliner Khas Solo Disiapkan dalam Kemasan Kaleng

Dengan kemasan kaleng, makanan bisa dibawa ke luar kota untuk oleh-oleh atau dijual ke pusat perbelanjaan luar negeri.

Kecelakaan Lagi, 1 Jam Terjadi 2 Tabrakan di Jalur Solo-Tawangmangu

Dua kecelakaan tunggal terjadi dalam tempo satu jam di Karanganyar. Untungnya tak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan tersebut.