Tutup Iklan -->
Pintu Terkunci Rapat, Petugas Damkar Kesulitan Padamkan Kebakaran Gudang di Jagalan Solo
Petugas pemadam kebakaran berusaha membuka pintu gedung berisi wafer stick milik CV Sumber Harum Utama yang terbakar di RT 001/RW 010, Jagalan, Jebres, Solo, Jumat (22/5/2020) malam. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO — Petugas pemadam kebakaran Solo sempat kesulitan saat berusaha memadamkan api di gudang snack milik CV Sumber Harum Utama di Jagalan, Jumat (22/5/2020) malam.

Gudang di wilayah RT 001/RW 010, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, itu terbakar pada Jumat sekitar pukul 24.00 WIB.

Pantauan Solopos.com, Sabtu (23/5/2020) pukul 00.26 WIB, petugas pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi. Sementara warga dan sukarelawan menutup Jl Surya dan mengatur lalu lintas di simpang tiga Jl Surya dan Jl HOS Cokroaminoto supaya tidak terjadi kemacetan.

Kepulan asap putih keluar dari atap bangunan sisi selatan atau sisi depan gudang. Lidah api keluar melalui sela-sela atap gudang bagian timur dan barat.

Rapid Test Covid-19 Di Swalayan Sragen: Ada Yang Takut, Ada Pula Yang Malah Senang

Petugas tidak bisa langsung masuk atau menyemprotkan air ke dalam bangunan untuk memadamkan kebakaran karena gudang di Jagalan, Solo, itu pintunya terkunci. Pintu itu terbuat dari besi tebal yang tertutup rapat.

Sekitar 20 petugas pemadam kebakaran dan sukarelawan bergotong royong membuka paksa pintu menggunakan las hingga pukul 00.43 WIB. Sementara petugas lain berusaha memanjat atap untuk menyemprotkan air ke dalam bangunan.

Pekerja Gudang Libur

Informasi yang diperoleh Solopos.com, kebakaran gudang di Jagalan itu kali pertama diketahui warga yang tengah ronda malam. Saat itu, warga tengah berjaga di dekat gudang.

Salah satu saksi mata, warga RT 001/RW 010, Yudi, 37, menceritakan saat itu dia sedang ronda malam bersama tujuh warga lain mulai pukul 20.30 WIB.

Asyik, Warga Karanganyar Sekarang Bisa Belanja Online di 4 Pasar Tradisional Ini

Sekitar pukul 24.00 WIB, warga melihat asap putih keluar dari atap gudang. “Kami pertama tahu kebakaran dari teriakan pengguna jalan dan kami mendekat ke arah bangunan,” katanya kepada Solopos.com.

Dia mengatakan kebakaran gudang di Jagalan, Solo, itu menimbulkan asap tebal yang keluar dari sela-sela atap. Nmaun, lidah api belum sampai keluar.

Pemilik bangunan, Joshua Hartono, 65, menjelaskan bangunan dalam keadaan kosong karena karyawan libur sejak Kamis (21/5/2020). Bangunan itu hanya dijaga petugas satuan keamanan dari luar.

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Bagaimana Kelanjutan Seleksi CPNS 2020 Sukoharjo?

“Pabrik dalam keadaan kosong [tidak ada karyawan]. Libur. Saya belum taksir kerugian bangunan dan isinya yang terbakar. Saya tidak tahu kenapa pintunya sulit dibuka,” katanya.

Dia menjelaskan bangunan itu telah berusia sekitar 25 tahun. Saat Solopos.com meminta konfirmasi jumlah karyawan dan luas bangunan, ia mengaku tidak hafal.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho