Pintu Gudang Snack di Jagalan Solo Sulit Dibuka Saat Kebakaran, Ternyata Ini Penyebabnya
Petugas pemadam kebakaran berusaha membuka pintu gedung berisi wafer stick milik CV Sumber Harum Utama yang terbakar di RT 001/RW 010, Jagalan, Jebres, Solo, Jumat (22/5/2020) malam. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Penyebab pintu utama gudang snack milik CV Sumber Harum Utama di Jagalan, Jebres, Solo, sulit dibuka saat kebakaran, Jumat (22/5/2020) malam, akhirnya terungkap.

Pintu itu ternyata terkunci dari dalam dan kuncinya dibawa oleh seorang karyawan yang tidak berada di lokasi saat kebakaran. Pintu utama yang sempat dibuka paksa oleh petugass pemadam kebakaran itu berhasil diakses setelah pemilik gudang datang membawa kunci, Sabtu (23/5/2020) dini hari.

Hanyut Saat Memancing, Bocah 9 Tahun Asal Juwangi Meninggal Dunia

Kapolsek Jebres, Kompol Suharmono, menjelaskan si jago merah melalap pabrik Jl Surya No 163 RT 001/RW 010, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (23/5/2020).

Armada pemadam kebakaran datang ke lokasi gudang snack di Jagalan, Jebres, Solo, itu tak lama kemudian dan berusaha memadamkan api.

Cerita Pasien Positif Virus Corona di Klaten: Masih Bisa Jualan Ponsel Dari Ruang Isolasi

"Petugas pemadam kebakaran kesulitan [memadamkan api] karena pintu utama pabrik digembok dari dalam. Setelah pintu dilubangi dengan alat las, akhirnya pintu utama berhasil dibuka," katanya kepada Solopos.com, Sabtu pagi.

Lubang di Pintu

Menurut dia, pemilik pabrik datang membawa kunci pintu utama setelah petugas membuat lubang pada pintu. Api berhasil dipadamkan menggunakan 20 unit mobil pemadam milik Damkar Solo, Boyolali, Karanganyar, dan Sukoharjo.

Ini 4 Maskapai Yang Layani Penumpang dari Bandara Adi Soemarmo Solo

"Petugas pemadam masih menunggu di lokasi karena di dalam pabrik asap masih tebal hingga menghalangi pandangan. Mereka juga mengantisipasi apabila ada kobaran api lagi," paparnya.

Kompol Suharmono mengatakan kebakaran gudang snack di Jagalan, Jebres, Solo, itu diduga disebabkan hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

OTT Rektor UNJ Dinilai Receh, KPK Dianggap Hanya Cari Sensasi

Dia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan kerugian belum bisa ditaksir. Bangunan tersebut tidak diasuransikan dan karyawan sudah diliburkan sejak Kamis lalu tetapi bangunan dijaga 24 jam.

Seperti diberitakan, kebakaran gudang itu kali pertama diketahui warga yang tengah ronda malam, Jumat. Warga melihat asap putih dari atap bangunan itu lalu menghubungi petugas.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho