Pintu Air Dam Colo Nguter Dibuka Hari Ini

Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur meminta debir air mencapai 15 meter kubik detik untuk mencukupi pengairan sawah.

 Warga mencari ikan dialiran Dam Colo Nguter setelah dilakukan penutupan pada Minggu (11/10/2020). (Solopos.com/Indah Septiyaning W.)

SOLOPOS.COM - Warga mencari ikan dialiran Dam Colo Nguter setelah dilakukan penutupan pada Minggu (11/10/2020). (Solopos.com/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pintu air Dam Colo Nguter, Kabupaten Sukoharjo, mulai dibuka pada Senin (9/11/2020). Pembukaan pintu air Dam Colo tersebut disambut positif petani di Kabupaten Makmur itu. Para petani menargetkan musim tanam (MT) bisa dilaksanakan tiga kali dalam setahun.

Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur, Jigong Sarjanto, mengatakan pintu air Dam Colo dibuka sehari lebih awal dari rencana pada 10 November besok. Hal ini seiring kondisi stok air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) sudah mencukupi.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

"Pembukaan pintu air Dam Colo dilakukan hari ini sehingga petani bisa langsung melakukan olah tanah," kata Jigong kepada Solopos.com.

Kecelakaan Sukoharjo: Braakk... Pikap Tabrak Motor di Depan SPBU Jombor, Pemotor Meninggal

Jigong mengatakan pembukaan pintu air Dam Colo dipercepat dengan harapan petani bisa melaksanakan MT tiga kali dalam setahun ke depan. Berbeda dengan periode 2019-2020 di mana petani di daerah aliran Dam Colo hanya bisa melaksanakan MT sebanyak dua kali.

Guna mencapai target tersebut, Jigong berharap suplai air yang dialirkan dari WGM ke Sungai Bengawan Solo bisa ditingkatkan menjadi 15 meter kubik per detik. Saat ini kapasitas air yang disalurkan baru 10 meter kubik per detik. Perinciannya, dua meter kubik untuk pemeliharaan Sungai Bengawan Solo, dua meter kubik untuk Colo Barat dan enam meter kubik untuk Colo Timur.

Debit Tidak Cukup

Masalahnya, Jigong mengatakan untuk Dam Colo Timur dengan enam meter kubik per detik dan dibagi untuk mengairi lahan sawah di Sukoharjo tidak cukup. "Jadi kami minta air yang dialirkan dari WGM tidak hanya 10 meter kubik per detik. Tapi bisa 15 meter kubik per detik sehingga yang masuk ke Dam Colo Timur bisa lebih banyak menjadi 10 meter kubik per detik," katanya.

Dekati Akhir Tahun, Harga Cabai Rawit Merah Di Pasar Sukoharjo Kian Menggigit

Jigong mengaku saat ini petani baru mulai melakukan tebar benih dan sebagian olah tanah. Untuk olah tanam ini, lanjut dia, setidaknya membutuhkan air maksimal. Untuk itu, Jigong berharap agar kebutuhan air dicukupi dulu dan seandainya air WGM habis, debit yang dialirkan bisa dikurangi karena petani bisa terbantu dengan hujan.

"Butuh waktu dua hari aliran air bisa merata hingga ke Palur. Sedangkan untuk wilayah Sragen masih lebih lama lagi," katanya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dangdut Koplo Menggema dari Kalangan Bawah hingga Menembus Istana

      + PLUS Dangdut Koplo Menggema dari Kalangan Bawah hingga Menembus Istana

      Mengundang kontroversi di awal kemunculannya, dangdut koplo yang sebelumlnya populer di kalangan masyarakat bawah menjelma sebagai musik populer yang menembus kasta. Bahkan, gaung dangdut koplo mampu menembus kokohnya tembok Istana Merdeka, Jakarta.

      Berita Terkini

      Buru Pencuri di SMKN 1 Klaten, Polisi Cek Kamera CCTV Sekolah

      Jajaran Polsek Klaten Utara langsung gerak cepat (gercep) menangani laporan pencurian di SMKN 1 Klaten.

      Berjaket Hitam, Begini Ciri-Ciri Maling di SMKN 1 Klaten

      Pencuri di SMKN 1 Klaten yang beraksi saat upacara bendera HUT ke-77 Kemerdekaan RI diduga masuk melalui pagar belakang sekolah.

      PMI Kabupaten Sragen Gelar Vaksinasi Covid-19 Ramah Difabel

      Sebanyak 133 orang mengikuti vaksinasi yang digelar PMI Sragen, Kamis (18/8/2022). Sebanyak 30 di antaranya penyandang disabilitas.

      Sempat Ingin Gelar Kenduri, Warga Mondokan Sragen Malah Bunuh Diri

      Seorang pria tua asal Kecamatan Mondokan, Sragen, nekat mengakhir hidupnya tanpa diketahui sebabnya. Namun sebelum meninggal, korban sempat mengaku ingin menggelar kenduri namun tak bisa.

      Rumah Subsidi Boyolali Punya Fasilitas Lengkap, Dekat Jalan Raya, Mau?

      Sejumlah pengembang perumahan di Boyolali punya strategi khusus agar rumah subsidi  yang mereka jual cepat laku di pasaran.

      Budaya Peserta G20 Meriahkan Karnaval HUT Ke-77 RI di Karanganyar

      Sesuai jadwal karnaval mulai berjalan pukul 13.00 WIB. Rute dari Alun-alun Karanganyar sampai Rumah dinas bupati Karanganyar.

      Duh, Tas 22 Siswa SMKN 1 Klaten Diacak-Acak Maling saat Upacara HUT RI

      Pencurian terjadi di ruang kelas di lantai II SMKN 1 Klaten saat para siswa mengikuti upacara HUT ke-77 RI di halaman sekolah.

      Catat, Ini Jadwal Hiburan di Ketandan Fashion Challenge

      Sejumlah makanan nonhalal juga disediakan dalam Ketandan Fashion Challenge di kawasan Pasar Gede.

      Jalan Dilebarkan, Warga Catur Boyolali Malah Senang, Kok Bisa?

      Dengan dilebarkannya jalan di Desa Catur tersebut akan membantu mobilitas di daerahnya sekaligus mengurangi angka kecelakaan di daerah tersebut.

      Ditunjuk Jadi Komisaris PT KAI, Begini Kata Mangkunegara X

      Ditunjuk sebagai Komisaris PT KAI, begini kata Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo (KGPAA Mangkunegara X).

      Akhir Pekan Ini, Ketandan Fashion Challenge Solo Digelar, Ada Apa Aja? 

      Kali pertama Pemkot Solo menggelar Ketandan Fashion Challenge di kawasan Pasar Gede.

      Selamat! Bhre Cakrahutomo Mangkunegara X Ditunjuk Jadi Komisaris PT KAI

      Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo alias KGPAA Mangkunegara X ditunjuk untuk menjadi Komisaris PT KAI.

      Jalur Solo-Purwodadi Bakal Diperlebar hingga 9,5 Meter

      Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memulai membangun jalan itu pada 2022 dengan menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat senilai Rp20 miliar.

      Kelurahan Sukoharjo Kembangkan Minapadi, Ini Keunggulannya

      Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Dinas Perikanan dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Sri Wijiastuti, mengatakan awal mula kegiatan Minapadi dicetuskan karena tawaran dari Dinas Perikanan dan Kelautan Sukoharjo.

      Bergembira di Antara Karya Seni Rupa dan Barang Lawas

      Karya seni rupa—mayoritas lukisan—dipamerkan dan diperjualbelikan bersama barang-barang antik, unik, langka, dan klasik di Rumah Banjarsari, Jl. Syamsyurizal Nomor 10, Setabelan, Banjasari, Kota Solo, Jawa Tengah.