Pinjol Makan Banyak Korban, Gibran Ingatkan Warga Solo Jangan Tergiur

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengingatkan warga Kota Bengawan agar jangan sampai tergiur pinjol ilegal lantaran sudah makan korban.

 Ilustrasi korban pinjol ilegal. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban pinjol ilegal. (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Pinjaman online atau pinjol ilegal yang menjerat masyarakat dengan berbagai bentuk intimidasi dan kekerasan verbal dalam penagihannya telah memakan banyak korban.

PromosiRp8,1 Triliun per Bulan dari "Servis Telinga", Spotify Juaranya

Salah satu korban pinjol ilegal itu adalah WI, warga Giriwoyo, Wonogiri. Ibu rumah tangga berusia 38 tahun itu nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumahnya, Sabtu (4/10/2021) lalu, lantaran terlilit utang pinjol.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, saat dimintai tanggapan wartawan terkait praktik pinjol, Selasa (26/10/2021), menyerukan kepada warga Kota Bengawan agar berhati-hati dan menjauhi layanan pinjaman uang dari lembaga pinjol.

Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa UNS Peserta Diklat Menwa

“Jangan tergiur pinjol,” pesannya singkat. Suami dari Selvi Ananda tersebut juga menyampaikan adanya layanan aduan pinjol ilegal yang meresahkan ke Satreskrim Polresta Solo. Aduan itu bisa dilakukan warga Solo melalui nomor 081329008094.

Gibran berharap masyarakat Solo yang terjerat pinjol dan mendapat teror dari para debt collector bisa memanfaatkan saluran tersebut untuk melapor. Sikap yang ditunjukkan Gibran sama dengan seniornya di PDI Perjuangan (PDIP), FX Hadi Rudyatmo.

Mantan Wali Kota Solo dua periode tersebut bahkan dengan tegas menyarankan warga Solo yang terjerat pinjol tidak usah membayar utang. Ia siap pasang badan bila sampai ada warga Solo yang diteror para debt collector pinjol ilegal.

Baca Juga: Ditinjau Ulang Setelah Kasus Gilang, Nasib Menwa UNS Solo Terancam?

Usulkan Pinjol Ilegal Diberangus

“Banyak [warga yang datang]. Tapi tak penging nyaur ngono. Ora sah disaur. Nanti nek diparani kon marani aku, celuken. Sampai hari ini ora enek [yang mendatangi Rudy]. Ya wes berarti dianggap lunas. Wong ora ngge agunan,” katanya.

Rudy mengimbau warga Kota Bengawan supaya tidak takut bila diteror debt collector pinjol. Bila sudah kehabisan kesabaran, ia menyarankan warga supaya lapor polisi. Sebab polisi sudah membuka layanan pengaduan pinjol ilegal.

“Nek gur diteror koyo ngono ora sah wedi, tidak perlu takut. Nek perlu dilaporke wae. Ora usah disaur. Saya sudah perintahkan, tidak usah dikembalikan. Nek perlu dilaporke polisi, karena itu bank gelap,” terang Ketua DPC PDIP Solo itu.

Baca Juga: Kronologi Meninggalnya Gilang, Mahasiswa UNS Solo Peserta Diklat Menwa

Ketua DPC PDIP Solo itu mengaku sudah sejak lama mengusulkan agar sistem pinjol ilegal diberangus. Ia menganggap sistem pinjol ilegal yang menjamur saat ini sama dengan sistem pinjaman yang dilakukan para rentenir puluhan tahun ini.

“Sudah sering saya sampaikan sejak jadi Wawali. Saya ini paling benci dengan rentenir. Pinjol ini termasuk rentenir juga, mencekik itu. Kalau ndak, diteror macem-macem begitu. Itu sudah bukan manusia,” kecam warga Pucangsawit itu.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.