Solopos.com, SOLO — Pindah kartu keluarga (KK) untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD dan SMP 2019/2020 di Kota Solo tidak dibatasi waktu. Kebijakan itu dinilai berpotensi menimbulkan masalah baru dalam PPDB.

Calon siswa yang pindah KK ke Kota Solo hanya bisa diterima bila masuk dalam KK yang memiliki hubungan keluarga secara langsung yaitu ayah, ibu, kemudian kakek dan nenek. Sedangkan calon siswa yang masuk KK dari kerabat seperti paman, tante, atau saudara lainnya tidak bisa diterima.

Tidak adanya batas minimal penerbitan KK atau pindah KK untuk PPDB SD-SMP itu mencuat dalam sosialiasi pelaksanaan sistem zonasi PPDB 2019/2020 yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo kepada kepala sekolah dasar negeri se-Kota Solo.

”Asalkan KK calon siswa itu berstatus masih memiliki hubungan keluarga yakni ayah, ibu, kakek, dan nenek masih bisa diterima. Selain anggota keluarga itu, calon siswa tidak bisa diterima,” ujar Kepala SDN Bumi 1, Tri Atmoko, saat dihubungi Solopos.com melalui sambungan telepon, Kamis (16/5/2019). Dia mengatakan dalam sosialisasi yang dilakukan Senin (13/5/2019) lalu, Disdik menyebut siswa yang memiliki KK Solo dan KK tersebut sesuai dengan zona 1 sekolah wajib diterima di sekolah. Dia menyebut KK itu juga tidak mempunyai batasan waktu pembuatan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten