Pilrek Unnes Tertutup, Fathur Kembali Terpilih
Rektor Universitas Negeri Semarang Prof. Fathur Rokhman. (Antara-Istimewa)

Semarangpos.com, SEMARANG — Profesor Fathur Rokhman kembali terpilih sebagai rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) periode 2018-2022. Fathur dipilih melalui Rapat Pleno Senat Unnes di Gedung H lantai keempat Kampus Unnes, Sekaran, Gunungpati, Rabu (24/10/2018).

Rapat Pleno yang digelar sebagai ajang Pemilihan Rektor (Pilrek) Periode 2018-2023 itu digelar secara tertutup. Awak media yang ingin meliput jalannya pemilihan tidak diperkenankan masuk.

“Aturannya memang tertutup mas. Nanti saja setelah selesai boleh diliput. Kalau butuh foto nanti bisa kami kirimkan,” ujar salah seorang staf Unnes, Ahmad Syaifudin, saat Semarangpos.com berusaha masuk ke Ruang Senat, Rabu.

Syaifudin menyebutkan meski tertutup, sidang telah memenuhi unsur yang ditetapkan. Salah satunya, dengan dihadiri perwakilan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Agus Indarjo.

“Ada Pak Agus Indarjo dari Kemenristekdikti. Ia juga salah seorang dosen di Undip [Universitas Diponegoro],” imbuh Syaifudin.

Dari penelusuran Semarangpos.com, Agus Indarjo merupakan Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Kelembagaan Kemenristekdikti. Ia menjadi pejabat yang ditunjuk Menristekdikti, M. Nasir, untuk menghadiri Pilrek Unnes.

Sesuai Permenristekdikti No. 19/2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri, menteri atau pejabat yang diberi kuasa memiliki 35% hak suara dari total pemilih yang hadir, yakni anggota Senat Unnes. Sementara, senat memiliki 65% hak suara dari total 65 anggota yang ada.

Kepala UPT Humas Unnes, Hendi Pratama, mengatakan Fahtur Rokhman yang merupakan petahana, terpilih setelah mengantongi 89 suara. Sementara dua rivalnya, Dr. Achmad Rifai, dan Dr. Martitah, masing-masing hanya mengantongi tiga suara.

“Total ada 95 suara yang ada dalam pemilihan kali ini. 62 suara berasal dari anggota senat yang hadir, sementara 33 suara dari Kemenristekdikti,” ujar Hendi saat dijumpai wartawan seusai rapat pleno.

Hendi menambahkan rapat pleno dengan agenda Pilrek Unnes 2018-2022 memang digelar secara tertutup. Hal itu mengacu pada aturan menteri.

“Sesuai peraturan menteri memang seperti itu [tertutup]. Jadi yang diizinkan masuk hanya anggota senat selaku pemilih dan perwakilan dari Kemenristekdikti. Total ada 65 anggota senat Unnes, tapi yang hadir hanya 62 orang,” jelas Hendi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom