Tutup Iklan

PILPRES 2019 : Gatot Gerus Elektabilitas Prabowo, Jokowi Tak Aman

PILPRES 2019 : Gatot Gerus Elektabilitas Prabowo, Jokowi Tak Aman

SOLOPOS.COM - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi menyaksikan gladi bersih HUT ke-72 TNI di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Banten, Selasa (3/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A)

Elektabilitas Jenderal Gatot Nurmantyo menjelang Pilpres 2019 diprediksi bisa menggerus elektabilitas Prabowo.

Solopos.com, JAKARTA -- Sejumlah pernyataan dan kebijakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo terkait isu sosial dan politik dinilai sebagai manuver untuk mengerek elektabilitasnya menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti berpendapat aktivitas Panglima TNI setahun terakhir telah jauh dari persoalan pertahanan dan keamanan yang menjadi domain TNI. Dia mencontohkan pendekatan Gatot terhadap kelompok kontra mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, hingga pengadaan senjata ilegal.

“Mengambil pilihan isu-isu populer agar simpati publik tertumpuk padanya. Konteksnya soal kontestasi Pilpres 2019,” katanya dalam acara diskusi di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Ray mengungkapkan sejumlah hasil survei mengonfirmasi kegiatan Panglima TNI berkorelasi dengan elektabilitasnya. Selama 4 bulan, kata dia, suara keterpilihan Gatot naik 1% menjadi 2,8% atau nomor tiga di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Sebaliknya, kata dia, tren keterpilihan Jokowi dan Prabowo stagnan masing-masing berada pada kisaran 30%-45% dan 20%-30%. Ray berpendapat elektabilitas kedua kontestan Pilpres 2014 itu masih belum aman, apalagi bagi Jokowi sebagai petahana.

Melihat tren itu, tambah dia, Gatot berpotensi menjadi kuda hitam jika bahu-membahu bersama Prabowo berhadapan dengan Jokowi. Menurut Ray, Jokowi tidak mungkin melirik Gatot karena yang dia butuhkan bukan wakil militer, melainkan pasangan dari Islam moderat.

Apalagi, kalangan pemilih Prabowo dan Gatot beririsan, yakni kelompok Islam. Namun, dua tokoh militer itu tidak mungkin disandingkan sebagai pasangan calon presiden dan wapres. Prabowo diyakini legawa memberikan tiket pencalonan Koalisi Merah Putih kepada Gatot sehingga head to head dengan Jokowi dalam Pilpres 2019.

“Bacaan saya yang sedang digerus pemilihnya oleh Gatot bukan Jokowi, tetapi Prabowo. Tapi Jokowi juga ketar-ketir dengan aktivitas Gatot,” ujarnya.

Aktivis ’98 ini mengatakan Gatot berpotensi dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan. Apalagi, Ray melihat Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu kerap blusukan dalam kapasitasnya sebagai pemimpin lembaga negara maupun parpol. “Tidak ada ketua parpol serajin Zukifli rajin turun ke bawah. Sama seperti yang dilakukan Gatot selama ini,” ucapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 80 Orang, 6 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak di Kabupaten Klaten berasal dari Kecamatan Manisrenggo, yakni mencapai 17 orang.

Ivermectin Viral Disebut Obat Covid-19

Ivermectin yang lazim digunakan untuk mengobati berbagai jenis infestasi parasit viral disebut sebagai obat virus corona pemicu Covid-19.

Wales 1-1 Swiss: Hasil Seri Pertama Euro 2020

Swiss memimpin lebih dulu lewat gol Breel Embolo dan Wales menyamakan kedudukan lewat Kieffer Moore.