PILPRES 2014 : Walah, Aburizal Bakrie Unggul untuk Citra Negatif di Media Sosial

 Aburizal Bakrie (JIBI/Solopos/Dok.)

SOLOPOS.COM - Aburizal Bakrie (JIBI/Solopos/Dok.)

Aburizal Bakrie (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Aburizal Bakrie (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Solopos.com, JAKARTA – Bakal calon Presiden dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie, mendapat kesan negatif paling menonjol dalam perbincangan di media sosial dibandingkan tokoh lainnya yang difavoritkan maju pada pemilihan Presiden 2014, demikian hasil survei lembaga peneliti perbincangan politik Politicawave.

“Perbincangan negatif Aburizal mencapai 44 persen, kesan positifnya hanya sembilan persen” kata Direktur Politicawave Yose Rizal di Jakarta, Selasa. Menurut Yose, perbincangan mengenai Aburizal atau yang akrab disapa Ical, masih didominasi oleh citra perusahaannya, Lapindo, yang terlibat dalam bencana lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur. Selain itu, berbagai tindakan Aburizal pada beberapa waktu terakhir, seperti penolakan terhadap jurnalis saat open house Idul Fitri 2013, juga telah memicu sentiman negatif luas.

Yose mengatakan perbedaan pendapat di tubuh partai Golkar mengenai pencapresan Ical hingga memunculkan wacana evaluasi pencapresan dia juga masih menjadi wacana menarik yang terus diperbincangkan di media sosial. Dari data yang dipaparkan Yose, faktor-faktor lain yang memicu sentimen negatif di antaranya penggunaan media massa secara masif oleh Ical untuk berkampanye, dan isu mengenai utang perusahaannya.

Di sisi lain, kata Yose, Ical mendapat suntikan popularitas ketika dirinya disebut sebagai capres ideal oleh tujuh purnawirawan jenderal TNI, kemudian kegiatan safari politik ke daerah dan dukungan dari mantan Presiden B.J. Habibie. Beberapa bakal calon presiden seperti Prabowo Subianto dari Partai Gerindra mendapat popularitas positif yakni 22 persen dibanding citra negatif 16 persen. Kemudian bakal capres dari Partai Hanura, Wiranto, tidak berbeda jauh dengan Ical, mendapat kesan positif empat persen dan citra negatif sebanyak 14 persen.

Gubernur DKI Joko Widodo yang belum mendeklrasikan diri akan maju pada pemilu presiden, mencatat perbincangan tentang dirirnya mengandung kesan positif sebesar 13 persen dan citra negatif hanya dua persen. Tokoh-tokoh lainnya seperti Jusuf Kalla, Pramono Edhie Wibowo, Dahlan Iskan, mendapat kesan negatif dengan persentase yang lebih rendah dari Ical.

Survei dan analisis yang dilakukan Politicawave dilakukan selama enam bulan sejak 1 Maret hingga 31 Agustus 2013 dengan menyaring 3.994.528 percakapan di media sosial dengan pengguna media sosial aktif sebanyak 1.156.874 orang. Media sosial yang dimaksud adalah Twitter, Facebook, blog, Youtube, juga mempertimbangkan perbincangan para kandidat bakal calon presiden dari pemberitaan media online.

Berita Terkait

Berita Terkini

Cek! Bantul Mulai Terapkan Harga Baru Minyak Goreng Rp14.000 per Liter

Pemkab Bantul mengecek toko berjejaring sudah menerapkan harga baru minyak goreng Rp14.000 per liter, tetapi pedagang pasar tradisional malah belum.

Joss! Daun Talas Beneng dari Jateng Tembus Pasar Ekspor Australia

Daun talas beneng dari Jawa Tengah berhasil menembus pasar ekspor Australia yang dihargai Rp15.000-Rp20.000 per kilogram.

Performa di Liga 1 Menurun, Persija Jakarta Depak Pelatih

Persija Jakarta resmi mendepak pelatih Angelo Alessio. Keputusan itu dibuat manajemen Macan Kemayoran menyusul hasil minor selama putaran kedua BRI Liga 1.

Sekolah Kebanjiran, Pelajar SDN 4 Kebonromo Sragen Belajar di Rumah

Banjir yang menerjang Sragen pada Selasa (18/1/2022) berdampak pada kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Ngrampal. Sebagian siswa SD tersebut harus belajar dari rumah karena sekolah kebanjiran.

Ketahui Jenis-Jenis Vegetarian yang Sehat

Ada sejumlah diet vegetarian sehat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan kulit.

Harga Minyak Goreng di Klaten Masih Rp21.000 per Liter, Pedagang Pusing

Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisional masih berada pada kisaran Rp19.500-Rp21.000 per liter.

Data Pribadi Dijual sebagai NFT, Ini Langkah Kemenkominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemenkominfo mengungkapkan telah menindak platform yang ketahuan memperjualbelikan data privasi sebagai NFT.

Waduh! Parkir 1,5 Jam, Wisatawan di Jogja Disuruh Bayar Rp350.000

Aksi parkir nuthuk atau menerapkan tarif di atas rata-rata kembali terjadi di kawasan wisata Kota Jogja.

Retribusi Fasilitas Manahan & Sriwedari Solo Naik, Termasuk Kamar Mandi

Tarif retribusi penggunaan fasilitas rekreasi dan olahraga termasuk Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari Solo naik mulai awal tahun ini.

Hujan Deras, Wilayah Setabelan Solo Tergenang Luapan Anak Kali Pepe

Meluapnya anak Kali Pepe akibat tidak muat menampung air

Tega! Pria Ponorogo Aniaya Ibu Kandung Gara-Gara Uang Penjualan Kayu

Polisi menangkap seorang pria di Dukuh Pondok, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Katimun, 55, karena tega menganiaya ibu kandungnya sendiri gara-gara uang bagi hasil penjualan kayu.

Puan Dijadwalkan Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Girpasang

Selain ke Girpasang, rombongan Puan Maharani beserta sejumlah anggota DPR dijadwalkan mengunjungi wilayah Polanharjo, Klaten.

Masuk Kamar Tanpa Busana, Ayah Bejat Ini Tunggu Anak Tiri Selesai Mandi

Pelaku bersembunyi di kamar anak tirinya tanpa busana, menunggu korban selesai mandi. Untungnya aksi pencabulan itu gagal, pelaku ditangkap Polres Karanganyar.

Savana Dieng, Padang Rumput Khas Afrika dengan Kearifan Lokal

Padang Savana Dieng merupakan tempat perkemahan di pendakian Gunung Pangonan, Desa Karangsari, Kelurahan Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Sempat Hilang Dicuri, Alat Pemantau Gunung Sumbing Dikembalikan

Komponen alat pemantau Gunung Api Sumbing yang sebelumnya dilaporkan hilang karena dicuri, akhirnya dikembalikan.