PILPRES 2014 : Survei Charta Politika: Tingkat Elektabilitas Jokowi Masih Tertinggi

 Poster Joko Widodo (Jokowi) di Makassar. (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)

SOLOPOS.COM - Poster Joko Widodo (Jokowi) di Makassar. (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA — Hasil survei Charta Politika Indonesia menunjukkan tingkat elektabilitas Joko Widodo alias Jokowi masih tertinggi dibandingkan calon presiden lainnya. Elektabilitas Jokowi sebesar 37,4%, disusul Prabowo Subianto 14,5% dan Aburizal Bakrie 9,9%.

“Sosok Joko Widodo cenderung diterima di semua kalangan. Hal ini dapat dilihat dari jenis kelamin baik laki laki maupun perempuan. Di semua segmen usia, pendidikan, pendapatan, dan pekerjaan serta geografi,” ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, di Jakarta, Rabu (26/3/2014)

Sementara untuk posisi calon wakil presiden, data survei Charta Politika menunjukkan nama Jusuf Kalla sebagai pemegang elektabilitas tertinggi, dengan angka 20,1%. Disusul Dahlan Iskan 10,1%, dan Mafhud MD 7,8%.

Saat survei dilakukan, PDIP berhasil menempati posisi teratas dengan angka elektabilitas sebesar 21,2%. Disusul Golkar 16,4%, Gerindra 12%, Demokrat 8%, PKB 7,2%.

Charta Politika Indonesia melakukan survei opini publik ini secara nasional pada 1-8 Maret 2014, melalui wawancara tatap muka. Populasi survei adalah WNI berusia 17 tahun ke atas, dengan jumlah sampel 1.200 responden. Margin of error (MOE) sebesar +/-2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Berita Terkait

Espos Plus

Berita Terkini

Prediksi Skor dan Line Up Leicester City vs Tottenham Hotspur

Leicester City akan menghadapi Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Premier Inggris.

8 Pengungsi Rohingya Kabur dari Lokasi Penampungan

Delapan imigran Rohingya yang kabur tersebut diketahui Selasa (18/1/2022) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Dompet dan Tas Tangan Wanita Merek Louis Vuitton Dimusnahkan, Kenapa?

DJKI Kementerian Hukum dan HAM memusnahkan tas troli, tas tangan wanita, tas tangan makeup, dan dompet wanita bermerek Louis Vuitton karena palsu.

Harga Minyak Goreng, Ritel Modern di DIY Terapkan Rp14.000

Kebijakan satu harga minyak goreng Rp14.000 kemasan liter mulai berlaku di ritel modern di DIY.

Anggota TNI di Jakarta Terbunuh oleh Geng Pemuda

Polisi sudah menangkap tujuh dari delapan anggota kelompok pengeroyok anggota TNI, S, 23, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

+ PLUS Bom Tawa Pernah Meledak-Ledak di Taman Balekambang Solo

Taman Balekambang Solo memang pernah menjadi pusat kesenian dan hiburan. Grup lawak Srimulat pernah berbasis di Taman Balekambang. Pelawak Gepeng meniti karier dari Taman Balekambang Solo.

Viral Foto KTP Dijual di NFT, Ini Kata Guru Besar Tempat Ghozali Kuliah

Guru besar Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menanggapi viralnya data pribadi atau foto KTP yang dijual sebagai NFT di situs web OpenSea.

Marak Penolakan Kenaikan Retribusi Pasar, DKUKMP Klaten Bergeming

Para pedagang protes kenaikan retribusi pasar yang mulai berlaku sejak awal 2022.

Masih Terikat Kontrak, Banyak Pemain Persis Solo Bakal Bertahan

Sejumlah pemain Persis Solo saat ini banyak menghuni klub-klub Liga 1 dengan status pinjaman.

Rumah BUMN, Wujud Dukungan Semen Gresik Untuk UMKM Jateng

Program yang telah dilakukan PT Semen Gresik, yaitu mengoptimalkan fungsi Rumah BUMN dalam mentoring dan kurasi produk UMKM.

Terkendala Ijin, Ratusan Kapal Nelayan di Tegal Tidak Melaut

Nelayan menuntut pemerintah setempat mempercepat proses perizinan melaut bagi eks nelayan kapal dengan alat tangkap cantrang

Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan

Puan mendampingi siswa yang divaksin, serta sempat mampir ke kelas untuk berdialog dengan siswa.

Goa Jatijajar Jadi Tambang Fosfat Besar di Masa Penjajahan Jepang

Goa Jatijajar di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pernah menjadi tambang fosfat besar pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.

Negara Rugi Rp3,6 Triliun Gara-Gara Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin, mengungkap kerugian sementara negara akibat kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan penyewaan pesawat PT Garuda Indonesia Rp3,6 triliun.

Bappeda Sragen Pertanyakan Sedikitnya Jumlah Sampel Susenas 2021

BPS Sragen hanya menggunakan 870 dari total 339.065 rumah tangga di Sragen sebagai sampel survei sosial ekonomi nasional (Susesnas) 2021. Bappeda Sragen mempertanyakan sedikitnya jumlah sampel itu.