PILPRES 2014 : Indo Barometer: Elektabilitas Jokowi Terkuat, Ical Salip Prabowo

 PILPRES 2014 : Warga Dukung Jokowi Sebagai Calon Presiden

SOLOPOS.COM - PILPRES 2014 : Warga Dukung Jokowi Sebagai Calon Presiden

Solopos.com, JAKARTA — Lembaga survei Indo Barometer menggelar survei elektabilitas capres untuk Pilpres 2014. Dalam survei capres itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo alias Jokowi muncul sebagai capres terkuat saat ini. Elektabilitas Jokowi kembali melebihi Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie (Ical), dan Megawati Soekarnoputri.

Selain elektabilitas Jokowi yang terus memuncaki survei capres, survei ini juga menunjukkan menurunnya elektabilitas capres Gerindra, Prabowo Subianto, menjelang Pilpres 2014. “Dari pertanyaan terbuka, pilihan spontan terhadap calon presiden yang paling tinggi adalah Joko Widodo [25,2%], disusul Aburizal Bakrie alias Ical [10,5%] dan Prabowo Subianto [9,7%]. Pilihan terhadap Wiranto sebesar [6,1%] dan Megawati Soekarnoputri [6%],” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, dalam publikasi hasil surveinya di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014).

Survei dilaksanakan di 34 provinsi di seluruh Indonesia pada 4 – 15 Desember 2013 dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang. Margin of error survei ini sekitar 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%.

Responden dipilih dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia (berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan). Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner.

Di luar nama-nama itu, menurut hasil survei Indo Barometer, tidak ada tokoh yang kuat. Elektabilitas tokoh lainnya njomplang. “Pilihan terhadap calon–calon lainnya di bawah 2%,” kata Qodari.

Berikut hasil survei elektabilitas capres jika Pilpres 2014 digelar saat ini (dengan pertanyaan terbuka):

1. Joko Widodo: 25,2%
2. Aburizal Bakrie: 10,5%
3. Prabowo Subianto: 9,7%
4. Wiranto: 6,1%
5. Megawati Soekarnoputri: 6,0%
6. Muhaimin Iskandar: 1,2%
7. Jusuf Kalla: 1,0%
8. Dahlan Iskan: 0,8%
9. SBY: 0,6%
10. Mahfud MD: 0,6%
11. Hatta Rajasa: 0,6%
12. Rhoma Irama: 0,5%
13. Yusril Ihza Mahendra: 0,4%
14. Surya Paloh: 0,4%
15. Anis Matta: 0,3%
16. Sri Sultan HB X: 0,2%
Nama lain: 0,3%
Tidak tahu/ tidak menjawab: 35,8%

Berita Terkait

Espos Plus

Berita Terkini

8 Pengungsi Rohingya Kabur dari Lokasi Penampungan

Delapan imigran Rohingya yang kabur tersebut diketahui Selasa (18/1/2022) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Dompet dan Tas Tangan Wanita Merek Louis Vuitton Dimusnahkan, Kenapa?

DJKI Kementerian Hukum dan HAM memusnahkan tas troli, tas tangan wanita, tas tangan makeup, dan dompet wanita bermerek Louis Vuitton karena palsu.

Harga Minyak Goreng, Ritel Modern di DIY Terapkan Rp14.000

Kebijakan satu harga minyak goreng Rp14.000 kemasan liter mulai berlaku di ritel modern di DIY.

Anggota TNI di Jakarta Terbunuh oleh Geng Pemuda

Polisi sudah menangkap tujuh dari delapan anggota kelompok pengeroyok anggota TNI, S, 23, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

+ PLUS Bom Tawa Pernah Meledak-Ledak di Taman Balekambang Solo

Taman Balekambang Solo memang pernah menjadi pusat kesenian dan hiburan. Grup lawak Srimulat pernah berbasis di Taman Balekambang. Pelawak Gepeng meniti karier dari Taman Balekambang Solo.

Viral Foto KTP Dijual di NFT, Ini Kata Guru Besar Tempat Ghozali Kuliah

Guru besar Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menanggapi viralnya data pribadi atau foto KTP yang dijual sebagai NFT di situs web OpenSea.

Marak Penolakan Kenaikan Retribusi Pasar, DKUKMP Klaten Bergeming

Para pedagang protes kenaikan retribusi pasar yang mulai berlaku sejak awal 2022.

Masih Terikat Kontrak, Banyak Pemain Persis Solo Bakal Bertahan

Sejumlah pemain Persis Solo saat ini banyak menghuni klub-klub Liga 1 dengan status pinjaman.

Rumah BUMN, Wujud Dukungan Semen Gresik Untuk UMKM Jateng

Program yang telah dilakukan PT Semen Gresik, yaitu mengoptimalkan fungsi Rumah BUMN dalam mentoring dan kurasi produk UMKM.

Terkendala Ijin, Ratusan Kapal Nelayan di Tegal Tidak Melaut

Nelayan menuntut pemerintah setempat mempercepat proses perizinan melaut bagi eks nelayan kapal dengan alat tangkap cantrang

Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan

Puan mendampingi siswa yang divaksin, serta sempat mampir ke kelas untuk berdialog dengan siswa.

Goa Jatijajar Jadi Tambang Fosfat Besar di Masa Penjajahan Jepang

Goa Jatijajar di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pernah menjadi tambang fosfat besar pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.

Negara Rugi Rp3,6 Triliun Gara-Gara Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin, mengungkap kerugian sementara negara akibat kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan penyewaan pesawat PT Garuda Indonesia Rp3,6 triliun.

Bappeda Sragen Pertanyakan Sedikitnya Jumlah Sampel Susenas 2021

BPS Sragen hanya menggunakan 870 dari total 339.065 rumah tangga di Sragen sebagai sampel survei sosial ekonomi nasional (Susesnas) 2021. Bappeda Sragen mempertanyakan sedikitnya jumlah sampel itu.

Pemkot Salatiga Akan Pertahankan Tenaga Honorer

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, menyatakan akan mempertahankan tenaga harian lepas atau honorer di instansi pemerintahan atau Pemkot Salatiga.