Pilot Pesawat Tempur yang Tergelincir di Lanud Iswahjudi Dimakamkan di TMP Madiun
Jenazah pilot Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kota Madiun, Rabu (2/9/2020) malam. (Abdul Jalil/Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- Seorang pilot pesawat tempur T-50 Golden Eagle milik TNI AU yang tergelincir di Pangkalan Udara Iswahjudi meninggal dunia, Rabu (2/9/2020) sore.

Jenazah pilot Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun.

Seperti diketahui pesawat tempur T-50 Golden Eagle milik TNI AU tergelincir di Lanud Iswahjudi pada tanggal 10 Agustus 2020. Salah satu pilot yang mengendalikan pesawat itu adalah Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo.

Kian Canggih Setelah Upgrade, 2 Pesawat Tempur F-16 Perkuat Lanud Iswahjudi

Pantauan Solopos.com di TMP Kota Madiun, Rabu malam, jenazah pilot tempur itu tiba di TMP sekitar pukul 22.30 WIB. Ratusan pasukan TNI AU sudah berada di lokasi makam untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang pilot pesawat tempur yang gugur.

Upacara pemakaman jenazah Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra.

Sebelumnya, sempat disemayamkan di rumah duka di Perumahan Lanud Iswahjudi, Magetan.

Hari Ini Dalam Sejarah: 3 September 1939, Inggris & Prancis Deklarasikan Perang ke Jerman

Saat Take Off

Pesawat milik TNI Angkatan Udara jenis T-50 Golden Eagle tergelincir di Pangakalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan, Senin (10/8/2020) siang. Dua pilot pesawat tempur tersebut dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Widyargo Ikoputra, mengatakan pesawat tempur tersebut tergelincir saat take off.

"Dua penerbang survive selamat. Sekarang posisinya sedang di rumah sakit," kata Danlanud kepada wartawan di Lanud Iswahjudi, Senin malam.

Happy Hypoxia Juga Dialami Pasien Covid-19 di Solo & Semarang

Danlanud yang akrab disapa Iko itu menuturkan saat ini tim investigasi dari Mabes AU sudah datang ke Lanud Iswahjudi.

Ia meminta masyarakat untuk bersabar, karena saat ini tim investigasi masih mencari penyebab tergelincirnya pesawat tempur ini.

"Itu saja yang bisa kami sampaikan bersabarlah agar kita bisa bekerja dengan baik. Saya mohon maaf pada teman-teman wartawan jam segini saya baru bisa menemui," terang Danlandu Iko.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom