Pilkades Wonogiri: Pendukung Eks Sekdes Conto Emoh Dukung Calon Lain

Warga Desa Conto, Bulukerto, Wonogiri, kecewa karena mantan sekretaris desa (sekdes) setempat, Rudi Cahyono, tak diperolehkan mendaftar jadi calon kepala desa (cakades).

Pilkades Wonogiri: Pendukung Eks Sekdes Conto Emoh Dukung Calon Lain

SOLOPOS.COM - Warga Desa Conto, Bulukerto, Wonogiri, berunjuk rasa di Kantor Camat Bulukerto, Selasa (6/8/2019). (Istimewa/Warga Desa Conto)

Solopos.com, WONOGIRI — Warga Desa Conto, Bulukerto, Wonogiri, kecewa karena mantan sekretaris desa (sekdes) setempat, Rudi Cahyono, tak diperolehkan mendaftar jadi calon kepala desa (cakades).

Mereka mengaku tak memiliki tokoh lain untuk didukung dalam Pilkades Conto 2019. Kendati demikian, mereka belum berencana tak menggunakan hak pilih atau golongan putih (golput).

Hingga saat ini warga masih memperjuangkan Rudi agar mendapat izin Bupati. Koordinator warga pendukung Rudi, Tumin, kepada Solopos.com, Jumat (9/8/2019), menyampaikan kelompok pendukung Rudi tak akan mendukung calon lain dalam pilkades apabila Bupati tetap tak mengizinkan Rudi maju pilkades.

Warga hanya akan mendukung pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai anggota staf kecamatan sejak September 2017 itu. Ditanya apakah hal itu sama halnya akan golput, warga Dusun Sumber, Conto, itu tak memberi jawaban lugas.

Dia menyatakan warga optimistis Rudi bakal mendapatkan izin Bupati. Warga sepenuhnya mendukung Rudi secara moral dalam berjuang mendapatkan izin Bupati.

Tumin mendapat informasi Rudi sudah berkomunikasi dengan Bupati Joko Sutopo. Namun, dalam pertemuan itu Bupati belum mengambil keputusan lagi.

“Sampai hari ini [Jumat] kami belum berpikir ke arah itu [golput dalam Pilkades Conto, 25 September]. Kami masih optimistis Mas Rudi tidak gagal [jadi cakades]. Yang jelas warga masih memperjuangkan Mas Rudi agar mendapat izin Bupati,” kata Tumin saat dihubungi Solopos.com.

Dia melanjutkan langkah lain akan diambil warga setelah Bupati memberi keputusan final. Informasi yang Tumin peroleh, Rudi akan menemui Bupati lagi setelah Bupati kembali dari kegiatan di Bali.

Bupati dijadwalkan kembali ke Wonogiri pada Minggu (11/8/2019) sore. Hingga saat itu tiba warga tetap bakal mendukung Rudi secara moral. Namun, apabila terjadi kemungkinan terburuk, menurut Tumin, tidak menutup kemungkinan warga akan menggelar demonstrasi lagi sebagai jalan terakhir.

Terpisah, Rudi membenarkan sudah menemui Bupati di ruang kerja Bupati, Selasa (6/8/2019) lalu atau hari yang sama saat seratusan warga Conto berdemonstrasi di Kantor Camat Bulukerto. Saat itu dia meminta Bupati mempertimbangkan lagi keputusannya tak memberi izin kepadanya untuk mengikuti Pilkades Conto.

Namun, Bupati belum memberi keputusan. “Bupati menyatakan bersedia berbicara lagi dengan saya setelah dari Bali. Tapi, saya enggak tahu saat bertemu nanti beliau akan memberi keputusan atau tidak,” ujar Rudi.

Rudi sudah mendaftarkan diri sebagai cakades, Senin (5/8/2019) lalu, tetapi tanpa melampirkan surat izin dari Bupati. Sesuai aturan, seorang PNS harus mendapat izin Bupati jika ingin berkontestasi dalam pilkades.

Dia memiliki kesempatan pada 22-28 Agustus untuk melengkapi persyaratan. Jika hingga waktu yang ditentukan itu tetap tak mendapat izin Bupati, Rudi akan dicoret.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.

Lima Makanan dan Minuman Ini Mampu Atasi Dehidrasi

Jangan abaikan rasa haus apalagi di musim kemarau, karena itu salah satu sinyal bahwa tubuh Anda sedang mengalami dehidrasi.

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.

Ada Buruh Kena PHK Belum Dapat Pesangon, FKSPN Karanganyar Mengadu ke DPRD 

FKSPN Karanganyar mengadu ke DPRD tentang masalah buruh berupa pesangon setelah kena PHK dan tali asih buruh meninggal yang belum dibayarkan.

Kelabui Petugas, Seorang Napi Lapas Madiun Kabur

Seorang narapidana atau napi Lapas Klas I Madiun bernama Peprianto kabur dari penjara dengan cara pura-pura ke kamar kecil untuk kencing.