Pilkada Wonogiri: Muncul Isu Kandidat dari PDIP akan Berubah
Ilustrasi pemilu. (Solopos/dok)

Solopos.com, WONOGIRI — Mengemuka isu calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pilkada Wonogiri 2020 dari PDIP bisa berubah.

DPP PDIP telah menerbitkan rekomendasi calon bupati dan calon wakil bupati Wonogiri yang akan diusung partai itu dalam Pilkada 2020, yaitu Joko Sutopo, bupati saat ini, sebagai calon bupati dan Sriyono, anggota DPRD Wonogiri saat ini, sebagai calon wakil bupati.

Sumber yang tak bersedia disebut namanya, kepada Solopos.com, belum lama ini, mengatakan akan muncul dinamika yang menarik di PDIP. Terutama mengenai komposisi pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah.

Sumber tersebut tak bersedia menjelaskan secara lugas dinamika yang dia maksud. Dia hanya mengatakan tidak banyak yang mengetahui ihwal dinamika tersebut. Saat ditanya apakah ada potensi nama calon wakil bupati diganti, sumber Solopos.com tersebut meminta menunggu sampai fakta muncul ke permukaan.

Santer Diisukan Maju Pilkada Klaten, Ini Reaksi Mengejutkan Kades Ponggok

Dia hanya memberi isyarat bahwa calon bupati Wonogiri yang akan diusung PDIP tetap direkomendasikan DPP PDIP kepada Joko Sutopo. Meski Joko Sutopo telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai calon bupati.

Pengunduran diri itu sebagai wujud konsistensi sikap akan berkonsentrasi menangani pandemi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri dan enggan membicarakan pemilihan kepala daerah kalau tetap dilaksanakan pada 2020.

”Calon bupatinya saya yakin tetap Joko Sutopo. Memang benar dia bilang mau mundur, tapi sikapnya kan jelas bahwa ketika partai memberi tugas, sebagai petugas partai dia akan melaksanakan. Itu yang terpenting,” ucap sumber tersebut melalui telepon.

Tetap Santai

Sriyono saat dimintai tanggapan mengatakan orang berhak menyampaikan pendapat. Dia tak mempermasalahkan pendapat tersebut. Dia tak bersedia berkomentar lebih jauh. Sriyono mengarahkan Solopos.com untuk meminta tanggapan kepada Ketua DPC PDIP Wonogiri Joko Sutopo atau Sekretaris DPC PDIP Wonogiri Setyo Sukarno.

”Saya enjoy saja,” kata dia.

Di sisi lain, Joko Sutopo mengatakan apabila ada perubahan komposisi pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Wonogiri yang akan diusung PDIP dalam pemilihan kepala daerah 2020, Sriyono tetap berkomitmen menjalankan tugas yang telah dimandatkan partai.

Joko Sutopo tak melihat ada alasan yang bisa membuat Sriyono diganti dari posisi calon wakil bupati. Apabila alasannya kesehatan, selama ini Sriyono bisa menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Wonogiri dengan baik.

Pakai APD, PPDP KPU Sragen Coklit ke 7 Kades & 355 Tomas Serentak

“Belum pernah ada surat [pengunduran diri] dari beliau [Sriyono]. Logikanya, kalau ragu dan keberatan kanbeliau membuat surat [pengunduran diri], tapi nyatanya tidak,” kata Joko Sutopo.

Dia tak mempermasalahkan pendapat akan ada perubahan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati dari PDIP. Joko Sutopo menganggap itu bagian dari kebebasan berpendapat. Setiap orang berhak menyatakan pendapat.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom