PILKADA WONOGIRI : Jekek: Rudi Pengkhianat Partai
Bupati Wonogiri Joko Sutopo (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos)

Pilkada Wonogiri, cabup dari KWS Joko Sutopo atau Jekek menilai Rudyatin adalah pengkhianat partai.

Solopos.com, WONOGIRI--Calon Bupati Koalisi Wonogiri Sukses (KWS) Joko Sutopo atau Jekek menegaskan dirinya tak mendiskreditkan terhadap partai pengusung dan partai pendukung dirinya. Partainya telah mendata kader-kader yang berkhianat. PDIP menilai anggota DPRD Wonogiri asal Kecamatan Eromoko, Rudyatin Haryanto adalah pengkhianat partai.

Rudyatin yang akrab dipanggil Rudi tak memperjuangkan pasangan calon Joko Sutopo-Edy Santoso (Jos) tetapi justru pasangan calon nomor 1, Hamid-Wawan.  Penegasan itu disampaikan Joko Sutopo yang akrab dipanggil Jekek di acara konsolidasi pengurus Partai Nasdem se-Wonogiri di salah satu rumah makan di Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Kamis (29/10/2015).
“Berpolitik itu harus memakai etika dan martabat agar tidak menjadi sampah yang hanya ingin mencari kekuasaan.”

Jekek mencontohkan politikus yang tak beretika adalah Rudyatin Haryanto atau Rudi. Jekek tak menyebutkan sanksi yang akan diterima Rudi.

“Kami sudah mendapat laporan bahwa Rudi tidak konsekuen mendukung pasangan calon Jos, tetapi pasangan sebelah (HW). Di Eromoko, Rudi itu pengkhianat partai sehingga semua kader Jos sudah sepakat bahwa tanpa Rudi Jos di Eromoko tetap menang.”

Jekek menegaskan yang pasti di perpolitikan adalah ketidakpastian. Dijelaskannya, secara matematis jumlah kursi Koalisi Wonogiri Sukses (KWS) sebanyak 25 kursi. Namun, ujarnya, politik bersifat dinamis belum tentu perolehan itu bertahan permanen.

Sementara itu, Rudyatin Haryanto dihubungi Solopos.com hanya terdengar nada sambung. Sedangkan SMS yang dikirim Solopos.com ke nomor tersebut hingga berita ini ditulis belum mendapatkan konfirmasi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho