Kategori: Wonogiri

Pilkada Wonogiri: Data Kesehatan Kedua Paslon Dirahasiakan!


Solopos.com/Rudi Hartono

Solopos.com, WONOGIRI — Kondisi kesehatan cabup-cawabup termasuk klasifikasi rahasia sehingga Komisi Pemilihan Umum Wonogiri tak akan memublikasikan hasil pemeriksaan kesehatan paslon Hartanto-Joko Purnomo atau Harjo dan Joko Sutopo-Setyo Sukarno atau Josss.

Ketua KPU Wonogiri, Toto Sih Setyo Adi, menginformasikan hasil cek kesehatan kedua paslon akan keluar, Sabtu (12/9/2020) mendatang. KPU akan menyampaikan hasil secara global, yakni masing-masing tokoh sehat atau tidak.

Jika sehat berarti tokoh bersangkutan dapat melaksanakan tugas lima tahun ke depan jika terpilih pada kontestasi pilkada, 9 Desember 2020 mendatang. Hasil pemeriksaan kesehatan secara detail tidak dapat dipublikasikan karena termasuk data yang dikecualikan untuk konsumsi publik.

“Data kesehatan sifatnya rahasia,” ucap Toto saat dihubungi Solopos.com, Kamis (10/9/2020).

Hati-Hati di Jalan Lur! 6 Kecelakaan Libatkan Pesepeda Terjadi di Solo

Dia menginformasikan kedua paslon menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh di RSUD dr. Moewardi, Solo, Selasa-Rabu (8-9/9/2020) lalu. Cek kesehatan meliputi psikologi, kesehatan organ dalam (jantung, paru-paru, dan lainnya), dan tes urine untuk mendeteksi ada tidaknya kandungan zat terlarang.

Kegiatan digelar di RSUD dr. Moewardi karena paslon dianggap sebagai tokoh VIP, sehingga pemeriksaan harus dilaksanakan di RS kelas A. Pada pilkada tahun sebelum-sebelumnya, cek kesehatan di gelar di RSUD masing-masing daerah pelaksana pemilihan.

Tanggapan

Disinggung ihwal hasil pengumuman dokumen pendaftaran paslon untuk ditanggapi masyarakat, Toto menginformasikan hingga tahapan itu selesai tidak ada warga yang menanggapi. Sebelumnya, KPU sudah mengumumkannya melalui website resmi KPU, kpud-wonogirikab.go.id. KPU mengunggah dokumen-dokumen pendaftaran milik paslon, seperti foto kopi ijazah, KTP, NPWP, surat-surat pernyataan, dan sebagainya.

Sebelumnya KPU menyatakan dokumen pendaftaran kedua paslon lengkap sehingga diterima. Setelah pemeriksaan kesehatan, KPU bakal memverifikasi syarat calon, 6-12 September. Toto mengatakan verifikasi secara faktual bakal dilakukan apabila pihaknya belum yakin dengan keabsahan dokumen.

Tembus 101 Gol Bersama Portugal, Cristiano Ronaldo Belum Puas!

Dia mencontohkan verifikasi faktual ijazah sekolah dapat dilakukan dengan mengecek ke sekolah asal. Seusai tahapan itu KPU akan memberitahukan hasil verifikasi, 13-14 September.

Apabila dalam proses verifikasi ditemukan persyaratan yang belum betul, KPU meminta paslon memperbaikinya. Paslon harus menyerahkan dokumen hasil perbaikan pada 14-16 September. Selanjutnya KPU akan menetapkan paslon, 23 September. Sehari setelahnya KPU akan menggelar pengundian nomor urut paslon.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi