PILKADA WONOGIRI 2015 : Rekomendasi PDIP Belum Turun, Petahana Pasrah
Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto (JIBI/Solopos/Dok)

Pilkada Wonogiri 2015 dari PDIP belum memunculkan nama, kendati petahana yakni Danar Rahmanto mendaftar Cabup lewat partai itu.

Solopos.com, WONOGIRI -- Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Wonogiri berharap rekomendasi calon bupati segera turun agar sosialisasi terhadap calon lebih awal. Petana, yakni Danar Rahmanto pasrah.

Namun, hingga Senin (22/6/2015), undangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait rekomendasi Calon Bupati (cabup) belum juga turun sehingga calon yang akan diusung dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 9 Desember mendatang belum pasti.

Walau ada dua cabup Wonogiri yang telah mendaftar di PDIP, yakni Danar Rahmanto dan Joko Sutopo alias Jekek. Penegasan itu disampaikan Sekretaris DPC PDIP Wonogiri, Setyo Sukarno usai sidang paripurna DPRD Wonogiri, Senin (22/6).

Setyo menegaskan, sampai sekarang struktural PDIP Wonogiri belum menerima rekomendasi. Dia juga mengaku belum memperoleh informasi secara pasti apakah rekomendasi nanti hanya cabup atau sudah pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati.

Setyo menyatakan hingga kini ada tiga calon yang mengikuti semua tahapan di PDIP, yakni dua cabup, Danar Rahmanto dan Joko Sutopo serta seorang Cawabup yaitu Suprapto, mantan Sekda Wonogiri. Setyo menegaskan masih menunggu paslon yang telah disepakati oleh DPP.

Pada bagian lain, Setyo menyatakan, koalisi yang telah dibangun dengan Partai Golkar dan Partai Nasdem masih dibahas bersama.

Pasrah

Menurutnya, koalisi tiga parpol belum dituangkan dalam kesepakatan tertulis. “Jika tidak ada koalisi, rekomendasi paslon berasal dari PDIP semua namun melihat perkembangan koalisi dengan PG dan Partai Nasdem bisa jadi pasangan calon dari partai koalisi.”

Terpisah, Cabup asal PDIP, Danar Rahmanto mengatakan akan mengindahkan perintah partai. “Jika diberi amanah untuk maju lagi dan direkomendasikan oleh DPP, siap melaksanakan amanah tersebut,” ujarnya yang juga Bupati Wonogiri.

Danar mengatakan, dirinya menyerahkan pilihan pasangan calonnya kepada DPP. Menurutnya, pasangan calon hendaknya memiliki kapasitas dan elektabilitas tinggi. Sementara itu, Ketua DPC PDIP Wonogiri, Joko Sutopo sebelumnya menjelaskan, ada kualifikasi dan pertimbangan dari DPP dalam menurunkan rekomendasi.

“Bisa jadi Wonogiri dinilai membutuhkan pertimbangan lain dari DPP sehingga rekomendasi belum diturunkan berbarengan dengan Sukoharjo, Solo dan Boyolali,” ujarnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom