PILKADA WONOGIRI 2015 : Belum Punya Kesekretariatan, Panwaslu Tak Dapat Cairkan Dana

PILKADA WONOGIRI 2015 : Belum Punya Kesekretariatan, Panwaslu Tak Dapat Cairkan Dana

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pilkada langsung (JIBI/Dok)

Pilkada Wonogiri 2015  yang akan diselenggarakan akhir tahun ini, tapi Panwaslu belum memiliki kesekretariatan. Akibatnya, Panwaslu tidak dapat mencairkan dana hibah.

Solopos.com, WONOGIRI — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Wonogiri tidak dapat mencairkan dana hibah Panwaslu senilai Rp4,444 miliar. Hal itu karena Panwaslu belum punya tenaga kesekretariatan.

Ketua Panwaslu Wonogiri, Isnawanti Sholihah, mengatakan Panwaslu butuh lima orang di kesekretariatan. Tenaga kesekretariatan sangat penting karena berkaitan dengan tugas administratif dan keuangan.

“Kesekretariatan Panwaslu butuh lima orang untuk kepala sekretariat, bendahara, dan tiga orang staf,” ujar Isnawati saat ditemui Solopos.com di Gedung PGRI Wonogiri, Jumat (8/5/2015).

Dia mengatakan kepala kesekretariatan Panwaslu harus dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Panwaslu sudah meminta bantuan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri untuk menugasi seorang PNS menjadi kepala kesekretariatan Panwaslu.

“Kami ingin bergerak cepat karena tahapan pilkada semakin dekat. Tapi karena belum tenaga kesekretariatan, kami tidak bisa berbuat banyak,” kata dia.

Menurut Isnawanti, BKD kesulitan mencari PNS untuk mengisi kesekretariatan Panwaslu. Alasannya, jumlah PNS di Wonogiri sangat kurang. Dia menargetkan pertengahan Mei 2015 sudah ada PNS yang ditunjuk.

“Kami berharap jabatan kesekretariatan segera terisi. Jika dibiarkan kosong dalam jangka waktu lama akan mengganggu organisasi,” ujar Isnawati.

Dia menjelaskan tugas kesekretariatan itu akan dibantu enam orang dari kalangan non-PNS. Enam orang itu untuk tenaga administrasi, petugas kebersihan (cleaning service), petugas keamanan, dan tiga anggota staf teknis. Enam orang untuk menjalankan tugas-tugas itu saat ini sudah ada.

Isnawanti mengatakan karena belum ada tenaga kesekretariatan, Panwaslu tidak bisa mencairkan dana hibah senilai Rp4,444 miliar dari APBD 2015. Dana itu dibutuhkan untuk perjalanan dinas, operasional kesekretariatan, kegiatan sosialisasi, hingga rapat organisasi.

“Tanggal 11-15 Mei, kami akan membuka perekrutan panwascam [pengawas pemilu kecamatan],” kata dia.

Setelah itu dilanjutkan dengan perekrutan pengawas pemilu lapangan (PPL) dan pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Syarat menjadi anggota panwascam, PPL, dan pengawas TPS tidak ada perubahan dibandingkan pemilu sebelumnya.

Terpisah, Kepala BKD Wonogiri, Rumanti Permanandyah, mengakui sulit mencari PNS untuk mengisi posisi di kesekretariatan Panwaslu. Hal itu karena jumlah PNS di Wonogiri terbatas.

“PNS yang ditugaskan di Panwaslu syaratnya tidak boleh menduduki jabatan struktural,” kata dia.

Pada bagian lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri mengadakan ujian tertulis untuk calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Gedung PGRI Wonogiri, Jumat. Ujian itu diikuti 218 orang.

“Hasil ujian tertulis akan diumumkan pada 9-10 Mei di 25 kantor kecamatan. Peserta yang lolos langsung mengikuti tes wawancara pada 11-14 Mei di Kantor KPU,” ujar Ketua KPU Wonogiri, Mat Nawir.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.