Pilkada Sragen: Yuni-Suroto Didukung 34 Kursi, Harapan PKS Tinggal Gerindra

PKS ingin menghadirkan kontestasi demokrasi bukan calon tunggal dalam Pilkada Sragen.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pilkada Sragen (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN — Pasangan bakal calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Pilkada Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Suroto atau Yuni-Suroto mendapat dukungan resmi 27 kursi dari empat partai politik.

Pasangan Yuni-Suroto kemungkinan besar masih mendapatkan dukungan resmi dari dua parpol lainnya dalam Pilkada Sragen 2020.

Yakni Partai Golkar dan Partai Nasdem dengan total kursi kedua parpol itu sebanyak tujuh kursi.

Sekda Sragen: Masyarakat Masa Bodoh Dengan Covid-19

Bila Golkar dan Nasdem benar-benar resmi mengusung Yuni-Suroto dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Sragen 2020, maka modal yang dimiliki keduanya sebanyak 34 kursi dari enam parpol atau 75,6% dari total 45 kursi di DPRD Sragen.

“Nasdem Insya Allah [bergabung]. Sama seperti Golkar karena rekomendasinya belum turun,” ujar Yuni, sapaan Kusdinar Untung Yuni Sukowati, yang kini menjabat Bupati Sragen saat dihubungi Solopos.com, Rabu (5/8/2020).

Empat parpol dengan kekuatan 27 kursi yang menyatakan dukungan kepada Yuni-Suroto meliputi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dimulai Sejak 20 Tahun Lalu, Ini Kisah Pemblokiran Jalan Kampung di Sragen oleh Mbok Sonem

Sekretaris DPC PDIP Sragen, Suparno, membenarkan empat parpol tersebut secara resmi mengusung Yuni-Suroto.

Ketua DPC PKB Sragen Mukafi Fadli pun menyatakan sudah melakukan deklarasi mengusung Yuni-Suroto secara internal PKB. Namun untuk deklarasi koalisi dalam pilkada, kata dia, masih menunggu undangan pihak terkait.

Menghadirkan Kontestasi Demokrasi

Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Juliyatmono mengaku rekomendasi Golkar untuk Pilkada Sragen memang belum keluar.

“Rekomendasi masih dalam proses,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sragen Wahyudi mengatakan PKS belum mendapatkan informasi terkait Pilkada Sragen 2020.

Catat! 1.500-an Peserta Tes CPNS Sragen Wajib Karantina Mandiri Sebelum Ikuti SKB

Wahyudi berkeinginan PKS menghadirkan kontestasi demokrasi, bukan hanya calon tunggal Yuni-Suroto.

“PKS terkendala dengan syarat pencalonan . Karena hanya enam kursi di DPRD, kami masih berharap adanya keajaiban agar Pilkada Sragen 2020 tidak melawan kotak kosong,” kata dia.

Wahyudi berkomunikasi dengan Parpol lain, terutama Partai Gerindra secara intensif. Dia mengatakan PKS kemungkinan harapan tinggal Gerindra. Semoga PKS-Gerindra, ujar dia, bisa langsung mengusung calon penantang untuk Yuni-Suroto.

Jalan Kampung di Tanon Sragen Ini Mendadak Ditutup Pagar Tembok

 

Berita Terbaru

Bawaslu Boyolali: ASN Harus Netral!

Solopos.com, BOYOLALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara atau ASN maupun kepala desa dan...

2 Paslon di Pilkada Wonogiri Sama-Sama Gunakan Kata "Nyawiji" pada Alat Peraga Kampanye

Solopos.com, WONOGIRI -- Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Wonogiri telah meyerahkan desain alat peraga kampanye (APK)...

Diduga Tak Netral di Pilkada & Dipanggil Bawaslu, 4 Kades di Klaten Disuruh Klarifikasi

Solopos.com, KLATEN — Keempat kepala desa (kades) yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten lantaran dugaan tak netral di...

Catat! Ini Lokasi Lengkap Kampanye Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten telah menetapkan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat kampanye calon bupati dan...

Sudah Berjalan 4 Hari, Kampanye di Pilkada Klaten Masih Sepi

Solopos.com, KLATEN — Kampanye para pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada Klaten 2020 di Klaten dinilai masih sepi....

Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Berdasarkan...

Diduga Tak Netral di Pilkada Klaten, 4 Kades Dipanggil Bawaslu

Solopos.com, KLATEN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten kebanjiran laporan dugaan kepala desa (kades) yang tak netral di awal...

Bawaslu Solo Minta Paslon 01 Dan 02 Laporkan Agenda Kampanye

Solopos.com, SOLO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo meminta pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya tertib melaporkan setiap agenda...

116.723 Calon Pemilih Pilkada Solo 2020 Masih Lajang Loh...

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 116.723 orang, atau 28 persen dari total daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020...

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

Solopos.com, SOLO -- Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Danik Prawitasari, memberikan...