Kusdinar Untung Yuni Sukowati vs Agus Fatchur Rahman (JIBI/Solopos.com/Dok.)

Solopos.com, SRAGEN -- Mantan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman yang baru saja divonis satu tahun penjara akibat kasus korupsi kasda Sragen diwacanakan menjadi calon bupati (cabup) untuk melawan petahana di Pilkada Sragen 2020.

Menurut wacana itu, Agus Fatchur Rahman bakal dipasangkan dengan Dodok Sartono (Gus Dok). Masa hukuman Agus Fatchur Rahman yang tinggal enam bulan dianggap bukan halangan untuknya maju sebagai cabup pada Pilkada 2020.

Koordinator Lingkar Kajian Kebijakan dan Strategi Perubahan Sragen (Lintas), Saiful Hidayat, saat ditemui wartawan di Rumah Makan Rocket Chicken Sragen, Kamis (21/11/2019), menyampaikan Agus bisa keluar pada Februari 2020 bila hanya menjalani 2/3 dari masa hukuman.

Laris Manis, Warung di Sragen Ini Jual Nasi Soto Rp1.000/Mangkok

Bila Februari keluar, ujar dia, Agus bisa mengikuti tahapan pencalonan pada Pilkada 2020. Saiful pada Pilkada 2015 merupakan pendukung pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Dedy Endriyatno (Yuni-Dedy).

Kini, Saiful menilai kepemimpinan Yuni tidak lebih baik dari Agus sehingga ia menginisiasi adanya koalisi partai di luar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Yang penting cabupnya dulu ditemukan. Saya kira hanya Agus yang bisa menandingi Yuni pada Pilkada 2020. Untuk wakilnya Agus mudah untuk dicarikan,” ujarnya.

Mulai 2020, Pengangguran Digaji Pemerintah Hingga Rp7 Jutaan

Saiful mengaku masih melihat peluang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kemungkinan tidak terakomodasi PDIP. Peluang itu bisa ditangkap dan diajak bergabung dalam koalisi besar partai di luar PDIP dan PKS.

Saiful menyebut sudah ada lima partai yang siap berkoalisi, yakni Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Nasdem.

“Saya kira status mantan narapidana itu tidak berpengaruh terhadap popularitas Agus karena sebenarnya itu seperti mainan dalam politik. Saya yakin secara kapabilitas Agus melebihi Yuni. Jadi yang bisa menandingi Yuni ya hanya Agus,” jelasnya.

Erick Thohir Marah Pergoki Petinggi BUMN Makan di Restoran Mewah

Sebelumnya sempat muncul figur Joko Suwoto yang berani maju sebagai wabup untuk melawan Yuni. Namun di sejumlah kesempatan, Joko Suwoto yang juga seorang pegawai negeri sipil (PNS) dari Karanganyar masih menunggu tahapan pendaftaran di partai.

Seorang pendukung Joko Suwoto, Suyadi Kurniawan, justru mewacakan cabup-cawabup Agus-Dodok atau Gus Dok, meskipun ada peluang Agus-Budiono Rahmadi (Gur Bro) atau Agus-Joko Suwoto atau Gus Joss.

“Untuk maju dalam pilkada cukup dengan koalisi Golkar-Gerindra,” ujarnya.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten