Salah satu spanduk dukungan untuk Gibran Rakabuming Raka di Jl. Sam Ratulangi, Joho, Manahan, Banjarsari, Solo, Minggu (22/9/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapan terkait maraknya spanduk dukungan terhadap dirinya agar maju di Pilkada Solo 2020.

Gibran menegaskan spanduk yang terpasang di berbagai penjuru Kota Solo itu bukan dari timnya. Gibran pun sudah berkoordinasi dengan timnya dan Satpol PP Solo untuk mencopot spanduk-spanduk yang menyalahi ketentuan pemasangan tersebut.

“Spanduk-spanduk itu inisiatif masyarakat dan maksudnya baik, tapi belum pas waktunya,” terang dia.

Spanduk dukungan terhadap Gibran terpasang di sejumlah lokasi dalam beberapa hari terakhir. Satpol PP sudah menurunkan sekitar 12 spanduk dukungan untuk Gibran sepanjang Sabtu-Minggu (21-22/9/2019).

Sementara itu, Gibran yang sudah resmi menjadi kader PDIP setelah mendaftarkan diri dengan difasilitasi PAC PDIP Banjarsari di Sekretariat DPC PDIP Solo, Senin (23/9/2019) siang, belum jelas apakah akan maju sebagai calon wali kota Solo atau tidak.

Gibran gagal bertemu Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah DPC PDIP Solo yang diketuai Putut Gunawan. Saat Gibran datang ke Sekretariat DPC PDIP Solo di Brengosan sekitar pukul 14.00 WIB tak ada satu pun anggota tim penjaringan di lokasi.

Alhasil Gibran hanya bisa mengurus pengajuan dirinya sebagai kader PDIP. Setelah mendapatkan salinan catatan registrasi dirinya sebagai kader PDIP, Gibran meninggalkan Sekretariat DPC PDIP Solo di Brengosan.

Sembari berjalan ke mobil Mitsubishi Pajero Sport berpelat nomor AD 7777 VA dia tak menjawab pertanyaan wartawan perihal bagaimana langkah dia berikutnya setelah gagal mendapatkan formulir pendaftaran DPC PDIP Solo.

Gibran juga tak menjawab pertanyaan wartawan perihal siapa calon pendampingnya dalam Pilkada Solo mendatang. “Nanti dulu itu, nanti dulu...,” ujar dia singkat.

Gibran datang ke DPC PDIP Solo didampingi sopir pribadinya, Suliadi. Sedangkan saat ditanya alasannya ingin mendaftar sebagai cawali Solo melalui PDIP, menurut Gibran lantaran sesuai ideologinya.

Gibran juga tak banyak komentar soal pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa yang sudah didukung lima PAC PDIP di Solo.

“Ya nanti bisa ditanyakan ke Pak Rudy lagi. Yang jelas saya mengikuti arahan dan keputusan partai,” kata dia.

Gibran mengenakan kemeja lengan pendek dengan motif cerag bergambar burung merpati dan sejumlah tokoh nasional. Di bagian dada kemeja tersebut terdapat gambar Ir. Soekarno dengan tulisan Indonesia Raya di atasnya.

Baju yang sama dia kenakan saat menemui Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, di Loji Gandrung Solo beberapa waktu lalu. Saat itu Gibran bersilaturahmi dengan Rudy dan menanyakan mekanisme pendaftaran cawali di PDIP.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten